Pilkada Pangkep 2020, KPU Minta Rp 30 Miliar

Zainal menuturkan KPU tentunya akan melakukan presentasi kepada tim anggaran Pemerintah Kabupaten Pangkep (Pemkab)

Pilkada Pangkep 2020, KPU Minta Rp 30 Miliar
TRIBUN TIMUR/MUNJIYAH DIRGA GHAZALI
Suasana Kantor KPU Pangkep dijaga polisi pasca penetapan Pemilu 2019, Rabu (22/5/2019). (Foto Munji). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkep akan mengajukan anggaran sebanyak Rp 30 miliar untuk biaya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang.

2015 lalu, anggaran Pilkada Pangkep hanya Rp 19 miliar.

"Kita baru mengajukan," kata Sekretaris KPU Pangkep, Zainal Abidin kepada TribunPangkep.com, Selasa (25/6/2019).

Zainal menuturkan KPU tentunya akan melakukan presentasi kepada tim anggaran Pemerintah Kabupaten Pangkep (Pemkab) terkait pengajuan tersebut.

"Pastinya nanti akan dipresentasikan, mengapa mengajukan anggaran itu kami akan jelaskan semuanya kepada mereka," ujar Zainal.

Dia menambahkan, pengajuan anggaran Rp 30 miliar tersebut karena beberapa alasan.

"Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) bertambah, kalau Pilkada 2015 itu hanya 600 TPS dan kemungkinan tahun 2019 itu sekitar 700 TPS. Jadi kalau jumlah TPS bertambah berarti biaya operasional juga akan bertambah," katanya.

Selanjutnya, disamping jumlah yang bertambah, honor petugas Pilkada juga akan dinaikkan.

Dia menggambarkan, Pilkada 2015 honor panitia KPPS itu Rp 400 ribu dan tahun 2019 ini mengacu ke surat edaran Menteri Keuangan.

"Insya Allah jika disetujui akan kita naikkan. Cuma nominalnya pasti di atas dari honor Pilkada 2015," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved