'Gilir' Anak di Bawah Umur, Dua Buruh Sawit di Mamuju Tengah Diciduk Polisi

Dua pria di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar, Irfan dan Rajab, diringkus polisi usai 'gilir' paksa anak di bawah umur

'Gilir' Anak di Bawah Umur, Dua Buruh Sawit di Mamuju Tengah Diciduk Polisi
Paur Humas Polres/Bripka Hasbi
Kedua pelaku Irfan dan Rajab diamankan di Mapolsek Polsek Tobadak usai diringkus oleh aparat. Dua pria di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar, Irfan dan Rajab, diringkus polisi usai 'gilir' paksa anak di bawa umur, Senin (24/6/2019). (Paur Humas Polres/Bripka Hasbi) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Dua pria di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar, Irfan dan Rajab, diringkus polisi usai 'gilir' paksa anak di bawah umur, Senin (24/6/2019).

Korban berinisial AP (16).

Kejadian di Dusun Salubombang, Desa Batu Parigi, Kecamatan Tobadak, sekitar Pukul 18.00 Wita, di sebuah perkebunan sawit.

Baca: Awalnya Diduga Bunuh Diri, Mahasiswi di Mamuju Tengah Ini Akhirnya Terungkap Dibunuh Sang Kekasihnya

Baca: Tingkatkan Sinergitas, Kemenkumham Sulbar Sambangi Mamuju Tengah

Baca: Empat Anak Bupati Mamuju Tengah Sukses di Pileg 2019, Satu Lolos ke Senayan

Kedua pelaku diketahui warga Polewali Mandar, yang berkerja sebagai buruh kebun sawit di Kabupaten Mamuju Tengah.

Kapolsek Prarural Tobadak Ipda Hino menjelakan, kedua pelaku diringkus berdasarkan laporan polisi LP/21/VI/2019/Sulbar/Res Mamuju/Sek Pr Tobadak tanggal 24 Juni 2019, oleh orangtua korban.

"Dari pengakuan korban, itu terjadi saat ia melintas di kebun sawit untuk pulang ke rumah sekitar pukul 18.00 Wita, kebetulan berjalan sendiri, nah dua pelaku sedang berpapasan di jalan untuk pergi mandi,"kata Ipda Hino menyampaikan pengakuan korban kepada wartawan via whatsapp.

Dari situ, pelaku memanfaatkan situasi sunyi, memanggil korban dan memaksa untuk berhubunga badan.

"Korban menolak, sehingga kedua pelaku memaksa,"ucap Hino.

Kondisi jalanan yang sunyi, ungkap Hino, membuat korban tak berdaya, sehingga pelaku dengan gampang melakukan aksi bejatnya secara bergantian.

Diktehui, pelaku Irfan pertama melancarkan aksinya, dan pelaku Rajab memegang tangan korban agar tidak melawan.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved