Dosen FTI UMI Andi Artiningsih Promosi Gelar Doktor di Unhas
Andi Artiningsih yang meraih gelar tersebut dalam bidang Teknologi Kebumian dan Lingkungan pada program studi Teknologi Kebumian dan Lingkungan Sekola
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar,Andi Artiningsih mendapat promosi gelas doktor di Universitas Hasanuddin (Unhas).
Andi Artiningsih yang meraih gelar tersebut dalam bidang Teknologi Kebumian dan Lingkungan pada program studi Teknologi Kebumian dan Lingkungan Sekolah Pascasarjana, Fakultas Teknik Unhas.
Harmil Mattotorang Tunggu Hasil Survei untuk Tentukan Paketnya
Live Trans7, Jadwal Lengkap MotoGP 2019 Seri ke-8 di Sirkuit Assen Belanda Mulai Jumat 28 Juni 2019
Ia berhasil mempertahankan disertasinya di depan tujuh penguji yang berlangsung di Gedung JK CSA Buildin Lantai 3, Kampus Teknik Unhas, Gowa (25/6/2019).
Judul disertasinya, Perilaku Logam Berat dan Mikroorganisme pada Tanah TPA Sampah Antang.
Co Promotor Ujian Disertasi, Prof Dr Ir A M Imran cukup tersanjung dengan atas usaha, kerja keras, disiplin, ulet dan tabah dalam melaksanakan penelitian.
Sebab Artiningsih, melakukan penelitian di tempat pembuangan sampah di Antang.
"Terbukti saat kami bersama ke TPA, dia tidak mundur meskipun bau menyengat. Meski lima lapis alat untuk menutup mulut. Namun beliau tetap semangat, untuk melanjutkan penelitian. Saya apresiasi atas semangat dan usaha kerja promovenda, ujar Prof Imran.
Ketua Sidang, Dekan Fakultas Teknik Unhas, Dr Ir Muh Arsyad Thaha MT menjelaskan, penelitian ini bertujuan untuk menentukan distribusi.
Selain itu, turut pula hendak diketahui konsentrasi dan perilaku mikroorganisme serta logam berat pada tanah TPA sampah Antang.
"Jadi itu dilakukan untuk mengetahui pH tanah yang terdapat di sekitar TPA sampah Antang," ungkap Dr Ir Muh Arsyad.
Adapun Artiningsih menambahkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah populasi dan jenis bakteri pada tanah TPA sampah Antang telah menyebar pada permukaan tanah (topsoil).
"Baik secara literal dan vertikal, pada setiap line, jarak dan kedalaman secara runut, line ( B, C, D, dan A). Isolasi dan identifikasi bakteri dilakukan dengan pengamatan morfologi, fisiologi, pewarnaan gram dan uji biokimia," paparnya.
Pada Promosi Doktor yang berlangsung, tim penguji masing-masing Dr Ir Sumbangan Baja, Prof Dr Abd Wahid Wahab, Dr Ir Fauzi Arifin, Dr Eng Asri Jaya.
Sementara Tim Promotor, Prof Dr Ir Hazairin Zubair, Prof Dr Ir A M Imran, dan Dr Phil Nat Sri Widodo.
Nampak hadir dari UMI, Wakil Ketua Pendidikan YW UMI, Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar, Ketua MT Ukhuwah UMI, Dr Hj Amirah Kallabe.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/fakultas-teknologi-industri-fti-universitas-muslim-indonesia.jpg)