Panglima Laskar Ayam Jantan Hapus 10 Tato, Berikut Alasannya

Dandanannya dengan rambut mohak dan tato di tubuhnya, kerap ditampilkan jika mendukung Pasukan Ramang berlaga baik home maupun away.

Panglima Laskar Ayam Jantan Hapus 10 Tato, Berikut Alasannya
Instagram Dg Uki, @nugrahauki
Panglina LAJ, Dg Uki saat dilakukan proses hapus tato yang diselenggarakan Mahtan pada program Makassar Hapus Tato pada hari kedua di Mesjid Raya Bukit Baruga, Antang, Makassar, Minggu (26/6/2019). 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Proses hijrah Panglima Laskar Ayam Jantan (LAJ), Dg Uki semakin mantap.

Hal itu menyusul seluruh tato yang tergambar di tubuhnya bakal dihapus secara perlahan.

Suporter PSM Makassar satu ini, memang terkenal akan fanatiknya terhadap tim berjuluk Laskar Pinisi.

Dandanannya dengan rambut mohak dan tato di tubuhnya, kerap ditampilkan jika mendukung Pasukan Ramang berlaga baik home maupun away.

Namun, semua itu berubah ketika suporter dengan nama lengkap Uki Nugraha ini memilih hijrah Maret 2019 lalu.

Kebakaran Pabrik Tewaskan 30 Orang, Supervisor Dijerat Pasal yang Bikin Nangis

Pendaftar Membludak, SMAN 17 Makassar Siapkan Tujuh Loket PPDB Jalur Zonasi 2019


Perlahan-lahan, rambut mohawk dipangkas habis dan ia mulai belajar tentang agama Islam bersama beberapa komunitas dakwah di Makassar seperti Projek Dakwah, hingga Majelis Kopi.

Pada Mei 2019 lalu, Dg Uki bertolak ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah umroh.

Kini, ia bakal menghapus 10 item tato yang dimilikinya dan tersebar di beberapa bagian tubuhnya.

"Saya punya 10 tato. Seperti tulisan jayalah PSM, logo PSM lama dan baru, photo kedua anak saya, gambar lain seperti tengkorak. Itu akan saya hapus semua," ucap Dg Uki dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (24/6/2019).

Lima tato diantaranya merupakan embel-embel PSM Makassar yang dibuatnya sekitar tiga sampai empat tahun lalu.

Kemudian lima lagi, terdiri dari beberapa item termasuk tengkorak yang disebutkan.

Menurutnya, pemikiran dulu saat membikin tato sangat berbeda ketimbang sekarang.

Sebab dulu, memiliki tato adalah salah satu bentuk seni dan kecintaan.

"Itu adalah bentuk seni dan cinta. Tapi, setelah saya belajar agama, hal ini adalah salah. Tapi saya tekankan, ini untuk pribadi saya," tegasnya.

Proses hapus tato Dg Uki, dilaksanakan dengan ikut program Makassar Hapus Tato yang diselenggarakan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan).

Ia ikut pada hari kedua yang dipusatkan di Mesjid Raya Bukit Baruga, Antang, Minggu (23/6/2019).

PPDB Sistem Zonasi Dibuka, SMAN 1 Barru Diserbu Pendaftar

Pembunuh Taruna ATKP Makassar Didakwa Pasal Berlapis


Dalam proses penghapusan tato, Dg Uki memilih gambar tengkorak yang lebih dulu dihilangkan.

Hal itu karena gambar tersebut dinilainya kurang pantas.

"Tapi tunggu dari dokter lagi, agak sembuh sedikit baru dihapus. Itu dalam satu gambar kategorinya agak besar jadi bertahap. Setengah dulu, itupun butuh proses untuk bersih betul," imbau Dg Uki.

Setelah gambar berupa tengkorak bersih, giliran embel-embel PSM akan dihilangkan.

Tapi lagi-lagi, proses menghapus gambar tersebut harus dilakukan secara bertahap.

Meski begitu, hilangnya embel-embel PSM di tubuhnya bukan berarti kecintaannya kepada tim asal Makassar, Sulsel itu hilang total.

Karena meskipun tato PSM hilang, fanatisme akan selalu ada sampai kapanpun.

"Kemarin saya dari Vietnam, dukung langsung PSM lawan Becamex. Insya Allah, akan terus ada dukungan lah," jelasnya.

Iapun menekankan, proses hijrah yang kini dijalaninya bukan sebagai bentuk popularitas semata.

Melainkan untuk mendekatkan diri kepada yang maha kuasa.

"Jadi saya tetap ingin sama-sama dengan saudara-saudara saya. Hanya saja mungkin jalannya berbeda. Karena saya ingin benar-benar berada di jalan Allah," demikian Dg Uki.


Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @wahyususanto_21
 

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Subscribe YouTube Tribun Timur

Juga Follow IG resmi Tribun Timur

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved