Mahasiswa UNM Teliti Ritual Accera Kalompoang
Ketua Tim Agusdi mengatakan mereka fokus meneliti tentang nilai-nilai dan dampak dari ritual Accera Kalompoang.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setiap daerah memiliki kebudayaan yang menjadi ciri khas dari daerah tersebut.
Seperti Kabupaten Gowa, yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan memiliki berbagai kebudayaan, salah satunya ritual Accera Kalompoang.
Ritual tersebut menjadi topik menarik untuk diteliti bagi tiga mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), yaitu Agusdi, Muhammad Bahly Basri, dan Nursaddang Al Ashar.
Ketua Tim Agusdi mengatakan mereka fokus meneliti tentang nilai-nilai dan dampak dari ritual Accera Kalompoang.
"Kami meneliti tentang nilai-nilai dan dampak dari ritual Accera Kalompoang", kata Agusdi dalam rilis ke Tribun Timur, Sabtu (22/6/2019).
Penelitian tersebut dilakukan dengan melakukan observasi ke Balla Lompoa dan mewawancawai informan seperti pemangku adat, budayawan, dan masyarakat.
"Penelitian ini kami lakukan dengan melakukan observasi ke Balla Lompoa dan melakukan wawancara dengan pemangku adat, budayawan, serta masyarakat,” tambahnya.
Penelitian ini merupakan kegiatan hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).
“Kami meneliti mulai April 2019 hingga Juni 2019,” pangkasnya.(*)