Kader Sanusi Baco dan Puang Makka Ikut Bertarung di Konfercab PCNU Kota Makassar 

Kaswad adalah kepala bidang di Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel. Masykur adalah imam masjid Raya Makassar.

Kader Sanusi Baco dan Puang Makka Ikut Bertarung di Konfercab PCNU Kota Makassar 
humas pemprov Sulsel
Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah menyambut kedatangan AGH Sanusi Baco di Rujab Gubernur Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-  Kader dua ulama senior Nahdlatul Ulama, AGH Sanusi Baco dan Syech Abdul Rahim Assegaf Puang Makka menjadi pembicaraan pada Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XIV Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Makassar. 

Kader Sanusi Baco yang ingin bertarung Kaswad Sartono dan Masykur Yusuf. 

Kaswad adalah kepala bidang di Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel. Masykur adalah imam masjid Raya Makassar. 

Sementara itu, Kader Puang Makka yakni Mahmud Suyuti. 

TRIBUNWIKI: Ini Bengkel Motor dan Mobil, di Sekitar Jl AP Pettarani Makassar

Polrestabes Makassar Operasi Preman Modus Jukir Liar dan Pak Ogah, 23 Pelaku Dibekuk

Muammar Bakry dan Usman Sofyan menjadi kader alternatif. 

Muammar Bakry adalah putra kiai Muhammad Bakry Wahid ini. Ia adalah lulusan Universitas Al Azhar Mesir. 

Usman berasal dari kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). 

Muammar menyampaikan, kepengurusan PCNU Kota Makassar kedepan harus mengendepankan ahli sunnah wal jamaah (Aswaja). 

Polrestabes Makassar Operasi Preman Modus Jukir Liar dan Pak Ogah, 23 Pelaku Dibekuk

Jadi Ajang Kreativitas, Festival Anak Pasigala Obati Trauma Anak di Palu Pasca Gempa

Selain itu, ia meminta adanya perbaikan internal di dalam internal organisasi NU. 

Sementara itu, Usman menganggap perlu adanya kaderisasi hingga tingkat ranting. 

Sehingga, kader NU mempunyai akhlak baik untuk mengembangkan Aswaja.(*)

 

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com

di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved