Cara Mengenali Diabetes dan Pradiabetes Bersama Prof Eiji Yamashita

Dihadiri 250 peserta, seminar ini menghadirkan langsung pembicara dari Jepang, Prof Eiji Yamashita.

Cara Mengenali Diabetes dan Pradiabetes Bersama Prof Eiji Yamashita
alim bachri/tribun-timur.com
Seminar Mengenali Diabetes dan Pradiabetes Bersama Prof Eiji Yamashita di Four Point, Sabtu (22/6/2019) 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Unihealth Soho Global Health menggelar seminar mengenai Diabetes dan Pradiabetes di Hotel Four Point, Jl Andi Djemma, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/6/2019).

Dihadiri 250 peserta, seminar ini menghadirkan langsung pembicara dari Jepang, Prof Eiji Yamashita.

Prof Eiji merupakan pakar antioksidan dari Osaka City University Jepang. 

Ia merupakan spesialisasi di bidang aratenoid dan bioteknologi astaxanthin dan telah mempublikasikan ratusan jurnal dan penelitian ilmiah tentang antioksidan.

Mahasiswa UMI Temukan Alat Pempers, Ini Fungsinya

Puluhan Perahu Terbakar Akibat Bolham Pecah, Simak Penjelasannya


Di hadapan peserta seminar, Prof Eiji mengupas tuntas mengenai cara mengenali Diabetes dan Pradiabetes.

Ia menjelaskan, Diabetes merupakan kondisi di mana kadar gula dalam darah melebihi nilai normal. 

Tingginya kadar gula darah disebabkan tubuh tidak menggunakan hormon insulin secara normal. 

Hormon insulin itu sendiri adalah hormon yang membantu gula (glukosa) masuk ke dalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi.

"Penderita diabetes tipe dua dapat merasakan berbagai gejala, beberapa di antaranya adalah timbulnya bagian tubuh yang menghitam, luka sulit sembuh, hingga penglihatan kabur," katanya, Sabtu (22/6/2019).

"Namun, gejala-gejala tersebut membutuhkan waktu lama untuk dapat muncul dan dirasakan penderitanya bahkan, kondisi ini berpotensi besar tidak disadari hingga komplikasi terjadi Komplikasi akibat Diabetes," lanjutnya.

Pantas Najwa Shihab Makin Cantik Meski Berusia 41 Tahun, Ibunya Tak Kalah Cantik, Cek Fotonya

Pakaian Pria Mulai Rp 140 Ribuan di Nipah Mal Makassar


Ia menyebutkan, komplikasi akibat diabetes antara lain penyakit jantung, kelainan kulit, penyakit alzheimer, gangguan pendengaran dan gangguan penglihatan.

Lebih lanjut, Prof Eiji mengungkapkan Diabetes tipe dua tidak dapat disembuhkan namun bisa dicegah komplikasinya dengan pemberian obat, terapi insulin atau konsumsi Glucosefit, menjaga pola makanan, penerapan pola hidup sehat agar bisa beraktivitas normal seperti orang sehat.

"Kondisi saat kadar gula dalam darah sudah melebihi batas normal namun belum dikategorikan ke Diabetes tipe dua. Akan tetapi, penderita prediabetes bisa mengalami diabetes tipe dua jika tidak segera mengubah gaya hidupnya," ungkapnya.

Apa itu Prediabetes?

Menurut Prof Eiji, Prediabetes umumnya tidak menunjukkan gejala tertentu. Meski demikian, agar dapat lebih waspada seseorang yang kadar gula dalam darahnya melebihi batas normal harus mengetahui gejala gejala awalnya yakni mudah lelah, penglihatan menjadi kabur, sering merasa haus dan lapar, lebih sering buang air kecil.

"Prediabetes terjadi saat gula (glukosa) mulai menumpuk dalam aliran darah karena tubuh tidak bisa mengolahnya dengan baik. Glukosa berasal dari makanan, dan akan masuk ke aliran darah saat makanan dicerna," ungkapnya.

Agar glukosa bisa diolah menjadi energi, tubuh membutuhkan bantuan hormon insulin yang dihasilkan oleh pankreas," lanjutnya.

Pada penderita prediabetes, proses tersebut terganggu. Glukosa yang seharusnya masuk ke sel tubuh untuk diolah menjadi energi, semakin menumpuk di aliran darah.

Hal tersebut terjadi karena pankreas tidak banyak menghasikan insulin, atau karena resistensi insulin, yaitu ketika sel tubuh tidak bisa memanfaatkan insulin dengan seharusnya.

" Jika kondisi ini terus berlanjut, kadar gula dalam darah akan terus meningkat, sehingga penderita prediabetes akan terserang diabetes tipe dua," tuturnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com

di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

 
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved