DPRD Luwu Utara Usulkan Ranperda Pengembangan Wisata

Ranperda tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah Tahun 2019-2023 dan Ranperda tentang Desa Wisata.

DPRD Luwu Utara Usulkan Ranperda Pengembangan Wisata
chalik/tribunlutra.com
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyampaikan pandangan terhadap dua Ranperda inisiatif DPRD di Sekretariat DPRD Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif diusulkan DPRD Kabupaten Luwu Utara untuk dibahas bersama dengan eksekutif.

Ranperda tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah Tahun 2019-2023 dan Ranperda tentang Desa Wisata.

Terkait dengan dua Ranperda itu, digelar sidang paripurna dengan agenda pendangan bupati di Sekretariat DPRD Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Jumat (14/6/2019).

Munurut Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, sektor pariwisata memegang peran dan fungsi penting dalam pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

"Kita akui bahwa Luwu Utara sebagai kabupaten baru berkembang, saat ini belum mampu menempatkan kepariwisataan sebagai multi efek dalam memberikan stimulus dalam peningkatan PAD," katanya.

Untuk itu ia berharap melalui Ranperda ini, setelah ditetapkan jadi Perda dapat mensinergikan semua aspek yang berpengaruh terhadap pengembangan sektor pariwisata baik fisik maupun non fisik.

Dia juga menuturkan bahwa Luwu Utara merupakan daerah yang memiliki banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan dan memiliki daya tarik tersendiri.

Desa Eko wisata seperti Rinding Allo di Kecamatan Rongkong misalnya, adalah salah satu potensi besar destinasi wisata yang diunggulkaan dengan karakter fisik lingkungan alam pedesaan dan kehidupan sosial budaya masyarakat.

"Melalui Ranperda Desa Wisata ini, perlu dipikirkan bersama secara serius bagaimana pengelolaan Desa Wisata dan peran serta masyarakat setempat yang harus ditata dan dikelola dengan tepat dan benar dalam pengembangan kepariwisataan Luwu Utara," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Luwu Utara, enam lokasi pariwisata yang dikelola oleh pemerintah daerah.

Misalnya permandian Air Panas Pincara dan Air Terjun Bantimurung.

Luwu Utara juga dikenal sebagai sebuah daerah di 'jantung' Sulawesi yang kaya akan pesona pariwisata dengan dimensi lengkap, mulai pegunungan hingga lautan.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved