TRIBUNWIKI
TRIBUNWIKI: Mengenal PCOS yang Jadi Trending Topic, Bikin Gagal Punya Anak
Baru-baru ini presenten Fitri Tropika (Fitrop) mengakui sempat mengidap PCOS (polycystic ovary syndrome) atau sindrom ovarium polikistik.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUNWIKI: Mengenal PCOS yang Jadi Trending Topic, Bikin Gagal Punya Anak
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Istilah PCOS menjadi trending topic google, Senin (10/6/2019).
PCOS menempati posisi diatas Park Hyun Sik seorang artis Korea.
Baca: PROFILE 9 Hakim MK yang Tangani Sengketa Pilpres 2019, Hanya Satu Perempuan
Baca: PENJELASAN Menohok Anies Baswedan Saat Anggaran Mudik Gratis Pemprov Rp 14 Miliar Dipertanyakan
Baca: Puan Maharani Beri Sinyal Maju Pilpres 2024, Siapa yang Pantas Mendampingi & Bagaimana Peluangnya?
Baca: Strategi Menang? Jelang Sidang MK Kuasa Hukum 02 Sebut Maruf Amin Tak Penuhi Syarat Cawapres
Istilah ini sontak menjadi viral karena, artis Fitri Tropica.
Dilansir dari Warta Kota Live, baru-baru ini presenten Fitri Tropika (Fitrop) mengakui sempat mengidap PCOS (polycystic ovary syndrome) atau sindrom ovarium polikistik.
Sindrom itu ternyata menjadi pemicu utama Fitrop sulit memiliki anak.
Menurut Fitri Tropika ia sudah merasaka gejala-gelaja PCOS sejak masih remaja.
Gangguan menstruasi kerap dialaminya semasa gadis.
“Bisa dapetnya 3 bulan sekali, sekalinya dapet bisa sampai 20 hari,” ungkap istri Irvan Hanafi (Toge) itu dalam akun instagramnya @Fitrop Senin (10/5/2019).
Seperti dikutip dari Kompas.com PCOS terjadi ketika ovarium wanita atau kelenjar adrenal memproduksi hormon laki-laki seperti testoteron, lebih banyak dari normal.
Akibatnya terjadi gangguan keseimbangan hormonal.
Menurut Departemen Kesehatan Amerika Serikat, PCOS bisa menyebabkan terbentuknya kista di ovarium serta kesulitan hamil.
Ini terjadi karena sel telur susah matang atau dilepaskan saat menstruasi.
Apa itu PCOS?
Dilansir dari wikipedia, Sindrom ovarium polikistik (bahasa Inggris: Polycystic ovary syndrome, disingkat PCOS) adalah gangguan keseimbangan karena peningkatan kadar hormonal androgen (hormon pria) pada wanita.
anda dan gejala PCOS adalah gangguan haid termasuk periode menstruasi tidak teratur atau tidak sama sekali, periode menstruasi berat, kelebihan tubuh dan rambut wajah, jerawat, nyeri panggul, dan bercak tebal, lebih gelap, kulit beludru.
Hampir semua wanita dengan sindrom ini tidak mengalami mengalami jadwal haid yang normal ketika remaja, bahkan ada yang berhenti haid sama sekali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/fitri-tropika-menderita-pcos.jpg)