BPBD Enrekang Gunakan Eskavator Buka Material Longsoran Akses Jalan Maiwa-Bungin
Pristiwa itu mengakibatkan terjadinya longsor yang menutupi badan jalan di Desa Lebani, Kecamatan Maiwa, Sabtu (8/6/2019) siang.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat terus mengguyur Kabupaten Enrekang dalam tiga hari terakhir.
Pristiwa itu mengakibatkan terjadinya longsor yang menutupi badan jalan di Desa Lebani, Kecamatan Maiwa, Sabtu (8/6/2019) siang.
Video: Arus Balik Kendaraan di Tugu Payung Barru Ramai dan Lancar
Calon Lawan PSM Makassar di Semifinal Piala AFC Zona Asean Terpuruk di Liga Domestik
Akibatnya, akses jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Maiwa dan Kecamatan Bungin tersebut lumpuh total.
Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang bertindak cepat untuk menangani hal tersebut.
Kabid Kedararutan dan Logistik BPBD Enrekang, Lukman Dering, mengatakan pihaknya sudah mengutus satu regu Tim Reaksi Cepatnya (TRC) ke lokasi longsoran.
Mereka kemudian memetakan lokasi akses jalan yang terputus serta menyingkirkan material longsoran.
"Saya dan satu regu dengan jumlah 12 orang saat ini sudah di lokasi untuk lakukan penanganan," kata Lukman Derinf kepada TribunEnrekang.com, Minggu (9/6/2019) siang.

Ia menjelaskan, material longsoran sangat sulit untuk disingkirkan menggunakan peralatan yang biasa.
Sebab, material longsoran cukup banyak dan juga terdapat batu besar yang berada tepat di badan jalan.
Sehingga pihaknya harus mendatangkan alat berat berupa eskavator untuk membersihkan materila longsoran di jala tersebut.
"Panjang jalan yang tertimbun sekitar 50 meter, makanya kita datangkan alat berat eskavator untuk singkirkan material longsoran, sore ini sudah tiba," ujarnya.
Ia berharap, dengan adanya alat berat material longsoran bisa segera disingkitkan dan akses jalan di lokasi tersebut bisa kembali dilalui.
Selain longsor, bencana banjir juga sempat merendam Desa Pariwang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang kemarin.
Meski sudah surut dan tak menimbulkan korban jiwa, namun banjir setinggi betis orang dewasa itu sempat menggangu aktivitas warga di desa tersebut. (tribunenrekang.com)
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar
Update info terbaru tentang Tribun Timur dengan Subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun Instagram kami: