Tak Dikenal di Ilmu Kedokteran, Benarkah Obat Masuk Angin Cukup dengan Kerokan Pakai Bawang Merah?

masuk angin merujuk pada sekumpulan gejala, seperti demam, badan pegal, perut mual dan kembung, hidung mampet, serta tidak bisa buang angin.

Tak Dikenal di Ilmu Kedokteran, Benarkah Obat Masuk Angin Cukup dengan Kerokan Pakai Bawang Merah?
dok internet
bawang merah 

Tak Dikenal di Ilmu Kedokteran, Benarkah Obat Masuk Angin Cukup dengan Kerokan Pakai Bawang Merah?

TRIBUN-TIMUR.COM - Sudah menjadi hal yang jamak di masyarakat, istilah masuk angin.

Kondisi masuk angin ini biasanya dialami tubuh setelah kehujanan atau begadang dengan kondisi perut tak kenyang.

Baca: Tata Cara Puasa Syawal, Lafal Niat dan Kapan? Haruskah 6 Hari Berurutan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Baca: Ini Tips Tubuh Tetap Langsing Meski Banyak Makan! Jangan Hitung Kalori, Ketahui Hal-hal Berikut

Untungnya, kondisi ini dapat diobati dengan mudah, salah satunya kerokan dengan bawang merah.

Namun, bagaimana kerokan dengan bawang merah jika dilihat dari sisi medis?

Dalam literatur kedokteran, Anda tidak akan menemukan kondisi atau penyakit yang disebut dengan masuk angin.

Ini hanya sebutan masyarakat Indonesia yang sebenarnya merujuk pada sekumpulan gejala, seperti demam, badan pegal, perut mual dan kembung, hidung mampet, serta tidak bisa buang angin.

Kondisi tersebut dapat diobati dengan obat-obatan, seperti paracetamol, ibuprofen, dekongestan, dan antihistamin.

Obat Masuk Angin

Selain minum obat, orang Indonesia juga sering kali mengobati masuk angin dengan kerokan menggunakan bawang merah.

Biasanya, cara kerokan menggunakan bawang merah ini dilakukan dengan mengupas bawang merah menjadi beberapa bagian besar.

Kemudian, dicampurkan dengan minyak esensial atau baby oil.

Setelah itu, bawang merah akan digosokkan pada tubuh.

Baca: Setelah Ramadan, Mana Diutamakan, Puasa Syawal atau Puasa Ganti? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Baca: Momen Idul Fitri dengan Aneka Makanan, Waspada Hipertensi! Ini 4 Cara Alami dan Sehat Bisa Dilakukan

Biasanya leher bagian depan, belakang, dan sepanjang bagian punggung belakang adalah area untuk kerokan.

Meski sudah turun-temurun dilakukan, apakah kerokan dengan bawang merah ini sebenarnya ampuh untuk atasi masuk angin?

Sebuah studi tahun 2002 melaporkan manfaat bawang merah pada sebuah jurnal Phytotherapy Research.

Bawang merah diketahui mengandung senyawa antikanker, antiplatelet (mencegah penggumpalan darah), dan antibiotik.

Candise dan Matthew Raison saat di Bali. Heran saat pertama kali rasakan kerokan.
Candise dan Matthew Raison saat di Bali. Heran saat pertama kali rasakan kerokan. (DAILY MAIL)

Jika dikonsumsi, kandungan nutrisi bawang merah tentu akan bermanfaat bagi kesehatan.

Walaupun tidak dimakan, bawang merah juga memberikan manfaat ketika digunakan sebagai bahan kerokan untuk mengatasi masuk angin.

Menurut Prof Dr dr Didik Gunawan Tamtomo PAK MM MKes, kerokan dengan bawang memberikan efek vasodilatasi, yaitu melancarkan peredaran darah dan menimbulkan efek menenangkan.

Kedua efek itulah yang menjadikan kerokan bawang merah ampuh untuk mengatasi masuk angin pada beberapa orang.

Lebih Aman

Selain itu, bawang merah juga lebih aman digunakan ketimbang menggunakan uang koin dan minyak.

Menggosokkan koin secara berulang dapat menimbulkan gesekan yang kuat hingga membuat kulit iritasi.

Sementara, bawang merah memiliki tekstur yang lebih tumpul sehingga risiko mengiritasi kulit lebih kecil.

Bawang merah
Bawang merah (tribun/fathin)

Oleh karena itu, bawang merah lebih direkomendasikan sebagai bahan kerokan bagi bayi, anak-anak, maupun orang dewasa yang kondisi kulitnya menipis.

Cara lain mengatasi masuk angin selain kerokan Kerokan memang cukup ampuh untuk mengusir masuk angin.

Namun, tidak semua orang akan langsung pulih dengan pengobatan ini.

Agar Anda dapat pulih dengan cepat dari masuk angin, ikuti beberapa tips berikut ini.

1. Tingkatkan asupan makanan bergizi

Setelah kerokan dengan bawang merah, tubuh tentu perlu waktu untuk memulihkan diri dari masuk angin.

Untuk mendukung sistem imun supaya lebih kuat, Anda perlu mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

Jangan sampai gejala masuk angin membuat Anda malas makan.

Cobalah buat sup dari potongan daging ayam, rempah-rempah, dan potongan sayuran untuk meningkatkan nafsu makan. Jangan lupa, konsumsi buah-buahan sebagai camilan.

2. Perbanyak minum air

Selain makanan, tubuh juga perlu air. Air membantu organ tubuh bekerja secara normal, begitu juga dengan sistem imun.

Jadi, pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan setiap hari.

Tidak hanya dengan air putih, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh lewat konsumsi buah langsung atau jus.

3. Istirahat yang cukup

Langkah terakhir yang bisa membuat kerokan bawang merah lebih ampuh mengatasi masuk angin adalah cukup istirahat.

Jangan sibukkan diri Anda dengan main ponsel atau menonton TV seharian penuh. (*)

(Kompas.com/Gloria Setyvani Putri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Kerokan dengan Bawang Merah Ampuh Atasi Masuk Angin?"

Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved