Idulfitri 1440 H

Wahyu Jayadi, Tersangka Pembunuh Pegawai UNM Salat Id di Mapolres Gowa

Wahyu Jayadi, tersangka kasus Pembunuhan Pegawai UNM Makassar melaksanakan salat id di halaman Mapolres Gowa, Rabu (5/6/2019) pagi.

Wahyu Jayadi, Tersangka Pembunuh Pegawai UNM Salat Id di Mapolres Gowa
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Pelaksanaan salat id tahanan Polres Gowa di Halaman Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Sungguminasa, Rabu (5/6/2019) pagi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Wahyu Jayadi, tersangka kasus Pembunuhan Pegawai UNM kampus Universitas Negeri Makassar melaksanakan salat id di halaman Mapolres Gowa, Rabu (5/6/2019) pagi.

Dosen bergelar doktor tersebut melaksanakan salat bersama 20 tahanan lainnya yang menjalani tahapan prosedur hukum.

"Tahanan Polres Gowa mengikuti kegiatan sholat Idulfitri di halaman Polres Gowa," kata Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga kepada Tribun.

Baca: 56 Kelompok Meriahkan Pawai Kendaraan Hias dan Takbiran di Gowa

Baca: Malam Lebaran, Pemkab Gowa Helat Pawai Kendaraan Hias

Baca: Wahyu Jayadi Pembunuh Pegawai UNM Sering Melamun di Penjara, Pikirkan Gelar Profesornya

Kantor Polres Gowa diketahui memang dijadikan tempat pelaksanaan salat Idulfitri 1440 Hijrah untuk pertama kalinya.

Salat id digelar bersama Pejabat Utama dan personel Polres Gowa, keluarga personel, tokoh masyarakat serta masyarakat sekitar.

Wahyu Jayadi kali ini mesti menikmati lebaran Idulfitri 1440 Hijriah di balik jeruji besi.

Wahyu Jayadi ketika digiring petugas ke sel tahanan Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Minggu (24/3/2019) lalu.
Wahyu Jayadi ketika digiring petugas ke sel tahanan Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Minggu (24/3/2019) lalu. (TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI)

Jauh berbeda dengan perayaan Idulfitri tahun lalu yang penuh kehangatan dan suka cita keluarga. Ayah empat anak ini tak lagi berlebaran di kampung halaman, Kabupaten Sinjai.

Ketika itu, Wahyu Jayadi berkumpul bersama istri tercinta, empat anaknya, enam saudara, serta kedua orang tuanya di Kabupaten Sinjai. Suasana penuh dengan kehangatan dan suka cita.

Kuasa Hukum Wahyu Jayadi, M Shyafril Hamzah mengatakan, istri, anak-anak Wahyu Jayadi berkumpul di Kota Makassar untuk merayakan hari raya Idulfitri. Ibunda Wahyu Jayadi juga turut hadir.

Sayangnya, kata Shyafril, polisi tidak memperkenakan Wahyu Jayadi dibesum keluarga pada hari H lebaran. Padahal sanak keluarganya memiliki keinginan untuk membesuk Wahyu Jayadi di tahanan.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved