Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Idul Fitr 2019

8 Amalan di Malam Takbiran Idul Fitri 1440 H Dapat Menghapuskan Dosa Hingga Terkabulnya Doa

8 Amalan di Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1440 H Dapat Menghapuskan Dosa Hingga Terkabulnya Doa

Editor: Hasrul
SANOVRA JR
Karyawan hotel memberikan salam didekat ornamen beduk di pintu Masuk Hotel Quality, Makassar, Sabtu (27/5). Di bulan Ramadan, Hotel Quality memberikan harga promo yang jauh lebih murah dibanding bulan biasa dan berlaku selama ramadan. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

8 Amalan malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1440 H Dapat Menghapuskan Dosa Hingga Terkabulnya Doa

TRIBUN-TIMUR.COM - Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah (H) jatuh pada Rabu (5/6/2019) besok.

Malam ini, gema takbir akan dikumandangkan di masjid-masjid.

Malam takbiran ini termasuk malam yang istimewa untuk beribadah dengan melakukan berbagai amalan.

Keutamaan yang didapat bisa berupa ampunan dosa hingga terkabulnya doa.

Melansir laman Pesantren Awliya, berikut ini delapan amalan malam takbiran penuh kemuliaan bagi mereka yang menjalankan.

Baca: Berikut 70 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H Berbagai Bahasa, Cocok untuk Update Statuts!

Baca: Jalan Bergelombang, Dua Mobil Bertabrakan di Sajoanging Wajo

1. Mandi di saat matahari terbenam

Kebersihan adalah sebagian dari iman.

Menyambut malam penuh kemuliaan sebaiknya dengan tubuh yang suci dengan mandi.

Baca: Jadwal Imsakiyah Buka Puasa 4 Juni 30 Ramadhan Hari Ini Bandung, Makassar, Jakarta & Kota Besar RI

Baca: CATAT, 4 Resep Ayam Tuk Lebaran Idul Fitri 2019, Ada Opor Ayam Kuning hingga Opor Ayam Gurih Kelapa

2. Menghidupkan malam

Menghidupkan malam takbiran bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Diantaranya adalah dengan berdoa, istighfar, bertakbir dan memohon kepada Allah.

Baca: Sebelum Nekat Ledakkan Diri di Pos Polisi Kartasura, Inilah Profesi yang Digeluti Pelaku Sebelumnya

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Bahrul Appas, Caleg Peraih Suara Terbanyak Ketiga di Sidrap

3. Membaca Takbir

Bertakbir tentu sudah menjadi kebiasaan di malam takbiran.

Bertakbir dilakukan setelah melaksanakan shalat Maghrib, Isya, Subuh dan salat Hari Raya Idul Fitri.

اللهُ اَكْبَرُ اللهُ اَكْبَرُ لاَ اِلـٰهَ إلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ، اللهُ اَكْبَرُ وَ ِللهِ الْحَمْدُ، الْحَمْدُ ِللهِ عَلَى مَا هَدَانَا وَلَهُ الشُّكْرُ عَلَى مَا اَوْلاَنَا

Allâhu Akbaru Allâhu Akbar(u), Lâ ilâha illallâhu wallâhu Akbar, Allâhu akbaru wa lillâhil-hamd(u). Al-hamdu lillâhi ‘alâ mâ hadânâ wa lahusy-syukru  ‘alâ mâ awlânâ

(Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji milik Allah; Alhamdulillah kami panjatkan puji pada-Nya yang telah menunjuki kami, kami sampaikan rasa syukur pada-Nya yang telah menyayangi kami)

Deretan tenda berdiri di sepanjang Jl Haji Bau tepatnya di depan kediaman Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/6/2019). Tenda tersebut persiapan acara open house Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla yang setiap tahunnya digelar usai salat Idulfitri. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Deretan tenda berdiri di sepanjang Jl Haji Bau tepatnya di depan kediaman Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/6/2019). Tenda tersebut persiapan acara open house Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla yang setiap tahunnya digelar usai salat Idulfitri. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Baca: Bukan di Masjid Istiqlal, Presiden Jokowi Pilih Salah Id di Tempat ini, Gelar Open House di Istana

4. Salat dua rakaat bakda salat Maghrib dan nafilah Maghrib 

Rakaat pertama setelah Fatihah membaca Surat Al-Ikhlash (1000 kali) atau (100 kali).

Pada rakaat kedua setelah Fatihah membaca Surat Al-Ikhlash (sekali).

Kemudian setelah salam melakukan sujud seraya membaca (100 kali) Atûbu ilallâh  (Aku bertaubat kepada Allah).

Berikutnya adalah mengangkat kedua tangan ke langit membaca:

يَا ذَا الْمَنِّ وَالطَّوْلِ يَا ذَا الْجُوْدِ يا مُصْطَفِيَ مُحَمَّدٍ وَنَاصِرَهُ، صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَاغْفِرْ لِي كُلَّ ذَنْبٍ اَحْصَيْتَهُ وَهُوَ عِنْدَكَ فِيْ كِتَابٍ مُبِيْنٍ

Yâ dzal-manni wath-thaul(i), yâ dzal-jûdi, yâ musthafiya Muhammadin wa nâshirah(u), shalli ‘al â Muhammadin wa âli Muhammad(in), waghfirlî kulla dzanbin ah-shaitahu wahuwa ‘indaka fî kitâbin mubîn

(Wahai Yang Memiliki karunia dan anugrah, wahai Yang Memiliki kedermawanan, wahai Yang Memilih Muhammad dan Menolongnya, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan Keluarga Muhammad, dan ampuni seluruh dosaku yang telah Kau hitung, ia ada di sisi-Mu di dalam Kitab yang nyata)

Kemudian dilanjutkan dengan memohon kepada Allah hajat yang diinginkan, insya Allah diijabah.

5. Ziarah

Ziarah bisa dilakukan dengan membaca doa ziarah.

Baca: VIDEO : Lihat, Begini Ramainya Warga yang Berburu Baju Lebaran di Masjid Al Markaz Maros

6. Membaca doa berikut sebanyak 10 kali

يَادَآئِمَ اْلفَضْلِ عَلَى اْلبَرِيَّةِ،  يَا بَاسِطَ اْليَدَيْنِ بِالْعَطِيَّةِ، يَاصَاحِبَ الْمَوَاهِبِ السَّنِيَّةِ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ خَيْرِ الْوَرَى سَجِيَّةً، وَاغْفِرْ لَنَا يَا ذَا الْعُلَى فِي هٰذِهِ الْعَشِيَّةِ

Yâ dâ’imal-fadhli ‘alal-bariyyah, yâ bâsithal-yadaini bil-‘athiyyah, yâ shâhibal-mawâhibis-saniyyah, shalli ‘alâ Muhammadin wa âlihi khairil-warâ sajiyyah, wagh-firlanâ yâ dzal-‘ulâ fî hâdzihil-‘asyiyyah

7. Salat 10 rakaat seperti salat pada malam terakhir bulan Ramadan.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo (kiri) mendampingi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (kanan) menabuh beduk pada pembukaan Ramadan Ramadan Student Nite Sale, di depan Rumah Jabatan Kadisdik Sulsel, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Minggu, (18/6). Pada acara tersebut beragam karya siswa SMA-SMK se-Makassar disesidiakan. Mulai dari kuliner hingga busana dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo (kiri) mendampingi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (kanan) menabuh beduk pada pembukaan Ramadan Ramadan Student Nite Sale, di depan Rumah Jabatan Kadisdik Sulsel, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Minggu, (18/6). Pada acara tersebut beragam karya siswa SMA-SMK se-Makassar disesidiakan. Mulai dari kuliner hingga busana dengan harga terjangkau. (Muh Abdiwan/Tribun Timur)

Baca: Jalan Bergelombang, Dua Mobil Bertabrakan di Sajoanging Wajo

Baca: TRIBUNWIKI : Lolos Jadi Anggota DPRD, Ini Profil Ketua PPP Jeneponto

8. Mandi sunnah di akhir malam, kemudian pergi ke Mushalla atau Masjid, duduk dan berdzikir sehingga terbit fajar.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved