Info Mudik 2019

Puncak Arus Mudik, Polda Sulbar dan Polres Mamuju Apel Pagi di Pelabuhan Feri Mamuju

Gabungan Persone Polda Sulbar dan Polres Mamuju, kembali menggelar apel di Pelabuhan Feri Mamuju, Kelurahan Simboro, Senin (3/6/2019).

Puncak Arus Mudik, Polda Sulbar dan Polres Mamuju Apel Pagi di Pelabuhan Feri Mamuju
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Apel pagi personel Polri di Pelabuhan Feri Mamuju sebelum kapal sandar, Senin (3/6/2019 pagi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Gabungan Persone Polda Sulbar dan Polres Mamuju, kembali menggelar apel di Pelabuhan Feri Mamuju, Kelurahan Simboro, Senin (3/6/2019).

Apel pagi tersebut digelar halaman pelahuhan, dalam rangka pengawasan dan pengamanan puncak arus Mudik lebaran Idulfitri 1440 H.

Apel tersebut dilaksanakan sebelum kapal tujuan Balikpapan - Mamuju yang membawa penumpang mudik sandar di Pelabuhan Feri Mamuju.

Baca: Kepala Kanwil Kemenag Sulbar Bakal Khatib Salat Idulfitri 1440 H di Anjungan Pantai Manakarra

Baca: Hati-hati, Traffic Light Jalur Makassar-Palu di Mamuju Tak Berfungsi

Baca: Catut Nama Kapolres Majene, Penipu Minta Pulsa Ratusan Ribu

Pantauan Tribun-Timur.com, apel dipimpin langsung oleh Direktor Polairud Polda Sulbar Kombes Pol Dede Ruhiat Junaedi.

Usai apel, selanjutnya Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan langsung memberikan arahan kepada personelnya yang akan melakukan pemeriksaan penumpang saat turun dari kapal.

AKBP Arvan membagi kurang lebih 100 personel menjadi beberapa tim, sebelum malaksanakan tugas pagi ini.

Arvan mengatakan, yang menjadi prioritas pemeriksaan personelnya adalah barang-barang berbahaya dan barang-barang terlarang.

"Seperi narkoba, senjata tajam dan bahan peledak,"kata Arvan kepada Tribun-Timur.com, usai memberi arahan kepada personel yang akan bertugas.

Meski begitu, namun kata Arvan, senjata tajan seperti parang yang digunakan untuk bekerja ditolerir.

"Karena itu dibawa sesuai dengan peruntukannya, bukan dibawa untuk keperluan lain. Ada juga makan atau barang luar dari Malaisya, seperti Milo yang sebenarnya tidak boleh beredar disini, tapi kita juga maklumi karena bukan untuk diperjual belikan sekedar oleh-oleh untuk keluarga,"ujarnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Diduga Warga Palopo Tewas Dirampok, Polisi Olah TKP

Bandara Sultan hasanuddin kelak mirip Kupu-kupu
A
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved