Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Kini Dikontrak Inter Milan Tiga Tahun, Siapa Antonio Conte? Ini Profilnya
Hingga atas prestasinya ia menjadi pelatih terkenal dan diperebutkan berbagai club sepak bola dunia.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
Conte menjadi sosok kuat di lini tengah Juve bersama Gianluca Zambrotta dan Pavel Nedved di bawah era kepelatihan Lippi yang kedua.
Dua gelar Scudetto lainnya menyusul setelah Juventus tampil impresif di musim 2001-02 dan 2002-03.
Conte pun nyaris saja mengantarkan Juventus meraih gelar Liga Champions pada musim 2002-03 sebelum akhirnya kalah lewat adu penalti melawan AC Milan.
Musim 2003-04 menjadi musim terakhir Conte sebagai pemain. Pertandingan terakhirnya di Serie A adalah ketika melawan Inter Milan pada 4 April 2004.
Sementara pertandingan Eropa terakhirnya adalah ketika Juventus bertemu Deportivo La Coruna pada 25 Februari 2004.
Selama tiga belas tahun kariernya di Turin, Conte memenangkan lima gelar Scudetto (1995, 1997, 1998, 2002, 2003), satu Piala UEFA (1993), dan satu Liga Champions ketika Juventus mengalahkan Ajax Amsterdam melalui adu penalti tahun 1996.
Tim nasional Italia
Karier Antonio Conte bersama timnas Italia tidak telalu gemilang jika dibandingkan dengan kariernya di klub.
Conte hanya dua kali ikut serta dalam turnamen besar, yaitu di Piala Dunia 1994 dan Piala Eropa 2000, ketika di dua turnamen tersebut, Italia kandas di babak final. Sementara di Piala Eropa 1996, Conte tidak dipanggil oleh timnas dikarenakan cedera.
Di Piala Eropa 2000, Conte berduet dengan Demetrio Albertini.
Ia tampil cukup impresif terutama saat melawan Turki.
Namun di perempat final saat melawan Romania, Conte terpaksa harus keluar lapangan usai ditekel keras oleh Gheorghe Hagi.
Karier pelatih
Arezzo
Setelah pensiun sebagai pemain Juventus pada tahun 2004, Conte dipekerjakan sebagai asisten pelatih di klub Siena, bersama Luigi De Canio untuk musim 2005-06.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/conteche_20160717_114946.jpg)