Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Siapa Gories Mere yang Jadi Target Pembunuhan? Punya Masa Lalu dengan Abu Bakar Baasyir & Dr Azhari

Siapa Gories Mere yang Jadi Target Pembunuhan? Punya Masa Lalu dengan Abu Bakar Baasyir & Dr Azhari

Editor: Waode Nurmin
Kolase
Inilah Gories Mere yang Jadi Target Pembunuhan, Punya Masa Lalu dengan Abu Bakar Baasyir & Dr Azhari 

Serta terlibat dalam penangkapan teroris Dr Azhari.

Nama Gories Mere juga pernah disebutkan Abu Bakar Baasyir saat berada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Densus 88 mempunyai pasukan khusus satgas anti bom dibawah komando Gories Mere. Semua saksi-saksi sudah disiapkan dengan tekanan Densus 88. Dalam kasus Aceh ini orang-orang yang jadi saksi saya juga mengadapi siksaan," kata Abu Bakar Baasyir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, 2011 silam.

Menjadi sasaran pembunuhan juga bukan kali pertama dialami oleh Gories Mere.

Baca: Kenapa Wiranto, Luhut, Budi Gunawan & Gories Mere Mau Dibunuh? Simak Analisis Peneliti LIPI Ini

Baca: Mengapa Budi Gunawan Jadi Sasaran Pembunuhan Ketimbang Kapolri Tito Karnavian? Analisa Peneliti LIPI

Baca: Polisi Ungkap Golongan Penyandang Dana Rencana Pembunuhan 4 Jenderal atau Tokoh Nasional

Dikutip dari Tribunnews, saat menjabat sebagai Kepala BNN, Gories Mere pernah dikirimi paket bom.

Bom tersebut berupa buku yang ditujukan untuk politisi Partai Demokrat di tahun 2011.

Tak hanya di kantor, di rumah ia juga pernah dikirimi paket bom tersebut.

Saat ini, Gories Mere menjadi Staf Khusus untuk Presiden Joko Widodo sebagai staf khusus bidang intelijen.

Ia diangkat menjadi staf khusus pada Juli 2017 bersama dengan beberapa staf khusus lainnya.

Pada waktu itu, pengangkatan Gories Mere menjadi pertanyaan banyak pihak karena banyak yang menganggap tugasnya sama dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Namun, sampai saat ini ia masih menjabat di posisi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Gories Mere menjadi satu dari 4 tokoh yang diancam dibunuh oleh sekelompok orang dalam aksi 21-22 Mei 2019.

Dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5/2019), Kapolri Jendral Po.

Tito Karnvian menyebutkan nama Menko Polhukam Wiranto juga termasuk dalam daftar target yang direncanakan akan dibunuh.

Tito menyebutkan, ada 4 tokoh nasional yang menjadi target pembunuhan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved