Masyarakat Desa Benteng Luwu Utara Minta Perbaikan Jalan

Masyarakat Desa Benteng, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, meminta perbaikan jalan.

Masyarakat Desa Benteng Luwu Utara Minta Perbaikan Jalan
TRIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI
Para pejabat Pemkab Luwu Utara safari ramadan dirangkaikan dengan program masyarakat bertanya pemerintah menjawab di Dusun Cappasolo, Desa Benteng, Kecamatan Malangke, Sabtu (25/5/2019). 

TRIBUNLUTRA.COM, MALANGKE - Masyarakat Desa Benteng, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, meminta perbaikan jalan.

Pasalnya, sampai saat ini belum ada jalan utama yang di aspal atau beton di desa pesisir itu.

Permintaan disampaikan masyarakat ketika Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani dan pejabatnya menggelar safari ramadan dirangkaikan dengan program masyarakat bertanya pemerintah menjawab di Dusun Cappasolo, Desa Benteng, Sabtu (25/5/2019).

Baca: Dukcapil Luwu Utara Akan Terapkan Tanda Tangan Elektronik

Baca: Hati-hati, Akses Jalan ke Terminal Masamba Luwu Utara Berlubang

Baca: 500 ASN Luwu Utara Tukar Elpiji 3 Kg dengan Bright Gas 5,5 Kg

Indah di depan masyarakat menjelaskan bahwa pembangunan tidak bisa diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun atau satu periode.

Indah menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinannya membangun berdasarkan skala prioritas, namun bukan berarti tutup mata terhadap akses jalan yang diinginkan masyarakat untuk segera diaspal.

"Saya mau sampaikan kepada kita bahwa anggaran yang dialokasikan di Malangke cukup besar yakni Rp 7,6 miliar khusus bidang PU. Ini termasuk proteksi ruas Takkalala-Cappasolo, di luar ada peningkatan ruas Masamba-Kambisa. Anggaran tadi tentu belum termasuk bidang sosial kemasyarakatan, pertanian, pendidikan, dll," jelas Indah.

Sesuai data, Indah menyebutkan 31 km jalan beton yang dibangun di Luwu Utara, 29 km ada di Kecamatan Malangke-Malangke Barat.

"Perlu kita ketahui bahwa indeks jalan beton Rp 3,5 miliar/km sedang aspal Rp 1,6 miliar/km. Ini tentu bukan anggaran yang kecil dan tidak bisa sekaligus dilakukan. Meski anggaran yang masuk di Malangke cukup besar namun karena wilayah yang luas maka tidak bisa diselesaikan sekaligus," terang dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Utara Suaib Mansur menambahkan, pembangunan jalan didasarkan pada skala prioritas.

"Khusus Desa Benteng kita proteksi dan bukan berarti tidak ada rencana untuk pengaspalan ataupun beton. Untuk jalan lingkar luar yang kita bangun, ini akan memudahkan akses kita ke Ladongi, jadi tidak perlu ke Masamba lagi. Cukup menyebrang ke Mappedeceng. Sekali lagi ini berdasarkan skala prioritas, semua sudah kita pikirkan tapi tidak bisa kita lakukan sekaligus," katanya.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved