Pantai Lamangkia Tak Seindah dan Seramah Dulu, Kini Taburan Sampah Hingga Dikelilingi Semak Belukar

Pantai wisata yang pernah menjadi populer di Kabupaten Takalar, kini tampak begitu kumuh karena dipenuhi tumbuhan semak belukar serta bangunan.

Pantai Lamangkia Tak Seindah dan Seramah Dulu, Kini Taburan Sampah Hingga Dikelilingi Semak Belukar
Darullah/Tribun Timur
Wisata Pantai Lamangkia,Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, 

TRIBUNTAKALAR.COM, TOPEJAWA - Objek Wisata Pantai Lamangkia, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar kondisinya tampak memprihatinkan.

Pantai wisata yang pernah menjadi populer di Kabupaten Takalar, kini tampak begitu kumuh karena dipenuhi tumbuhan semak belukar serta bangunan yang tidak terawat.

Bukti Pemerintah Segera Buka Penerimaan CPNS dan PPPK/P3K 2019, Isi Lengkap Surat dari MenpanRB

Hati-Hati, Banyak Galian Pelebaran Jalan di Poros Parepare-Pinrang

Beberapa fasilitas didalamnya seperti gazebo, aula, rumah penginapan, tempat penjualan ikan laut hasil tangkapan nelayan hingga ruang ganti dan kamar mandi tak lagi layak digunakan.

Atap gazebo, aula, dan kamar ganti kini tinggal rangka balok yang sudah lapuk, bahkan ada sebagian bangunan yang sudah roboh dan dibiarkan begitu saja seperti terpantau TribunTakalar.com Kamis (23/5/2019) Sore.

Salah satu warga Dusun Lamangkia, Desa Topejawa, Takalar, Muh Nur Dg Muji mengungkapkan sudah 6 tahun Wisata Pantai Lamangkia tidak terawat dan tidak lagi menarik perhatian masyarakat untuk berkunjung.

“Tempat ini tidak lagi banyak dikunjungi oleh masyarakat, bahkan keberadaannya pun kini tidak lagi menjadi daya tarik bagi pengunjung, baik bagi wisatawan dari luar daerah maupun masyarakat Takalar sendiri,” ungkap Dg Muji sapaan akrab Muh Nur.

Wisata Pantai Lamangkia, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar,
Wisata Pantai Lamangkia, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, (Darullah/Tribun Timur)

Di sepanjang bibir pantai, kini dipenuhi dengan sampah dan ranting kayu, bahkan kotoran ternak peliharaan warga.

Warga setempat berharap agar mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat agar dapat menarik kembali dikunjungi dan prekonomian warga sekitar hidup kembali.

“Ini juga bisa membuka lapangan usaha bagi masyarakat setempat, sekaligus menjadi pemasukan bagi daerah jika pihak pemerintah betul-betul serius memperhatikan hal ini,” tutup Dg Tojeng.

Wisata Pantai Lamangkia kini sudah sunyi dari pengunjung, pantai Lamangkia yang dulunya pernah menyuguhkan pasir bersih dan air laut nan biru, kini telah tergantikan belukar dan sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai.

Laporan Watrawan TribunTakalar.com. Darullah, @uul_darullah

Penulis: Darullah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved