Fakta atau Hoax? Lagi Viral Video Berjudul 'Ribuan Suku Baduy Kepung Jakarta', ini Penjelasan Polisi

Fakta atau Hoax? Lagi Viral Video Berjudul 'Ribuan Suku Baduy Kepung Jakarta', ini Penjelasan Polisi

Fakta atau Hoax? Lagi Viral Video Berjudul 'Ribuan Suku Baduy Kepung Jakarta', ini Penjelasan Polisi
Youtube
Video Viral berjudul Suku Baduy Kepung Jakarta 

Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/5/2019) ini, ditutup sementara waktu.

Hal ini karena terjadi bentrokan antara oknum masyarakat dengan aparat kepolisian di kawasan Jati Baru, Jakarta Pusat.

SM Humas PT KAI Daop 1, Eva Chairunisa, mengonfirmasi penutupan Stasiun Tanah Abang tersebut.

"Ya betul (ditutup,-red). Karena masih rusuh akses jalan masuk ke stasiun ditutup," kata Eva, saat dikonfirmasi, Rabu (22/5/2019).

Dia menjelaskan, sejumlah petugas telah berada di lokasi untuk menjaga Stasiun Tanah Abang.

Setelah penutupan stasiun, kata dia, penumpang yang masih tertinggal diarahkan ke KRL transit yang tersedia.

"Penumpang ada, tetapi mayoritas naik KRL transit," ujarnya.

Untuk sementara, dia menambahkan, KRL dari arah Bogor menuju ke Tanah Abang, perjalanan hanya sampai ke Stasiun Manggarai.

"Karena di depan stasiun masih rusuh," tambahnya.

Kondisi terkini Stasiun Tanah Abang
Kondisi terkini Stasiun Tanah Abang (TRIBUNNEWS.COM/FAHDI)

3. Bentrok di Jl Slipi, massa; woi.. woi.. gas.. gas..!

Bentrokan terjadi antara kepolisian dengan massa demonstran di ruas jalan Slipi Petamburan menuju Tanah Abang, Rabu (22/5/2019) siang.

Pantauan Tribunnews.com, puluhan polisi bertameng tengah bersiaga di kawasan ini membentuk satu barisan sekitar pukul 10.03 WIB.

Dengan helm di kepala dan sebuah tongkat di tangan kanan, mereka maju untuk mendorong massa.

Tak jauh dari itu, dua mobil water canon turut mendampingi para polisi tersebut.

Kondisi jalanan yang dilalui para polisi ini terlihat banyak kaca berserakan, batu serta noda-noda hitam bekas pembakaran.

Lantaran massa yang tak kunjung bubar, kepolisian melemparkan tembakan gas air mata.

Suara teriakan dari massa menyeruak pasca gas air menuju ke arah mereka.

"Woi.. Woi.. Gas.. Gas," teriak massa dari kejauhan, Rabu (22/5/2019).

Massa terlibat bentrok dengan petugas kepolisian di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Bentrokan antara polisi dan massa terjadi dari dini hari hingga pagi hari. Tribunnews/Irwan Rismawan
Massa terlibat bentrok dengan petugas kepolisian di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Bentrokan antara polisi dan massa terjadi dari dini hari hingga pagi hari. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Polisi terus berusaha merangsek dengan menambahkan tembakan air dari dua mobil water canon.

Bukannya mereda atau membubarkan diri, massa demonstran justru membalas aksi tersebut dengan melemparkan batu.

Sejumlah batu terlihat di udara menuju arah polisi dan awak media berada.

Tribun pun mencoba berlindung bersama awak media lain.

Hingga kini, kepolisian masih terus berupaya meredam aksi massa agar segera membubarkan diri agar ruas jalan bisa difungsikan normal seperti sedia kala.

Seperti diketahui, ruas jalan arah Slipi Petamburan menuju Tanah Abang menjadi daerah rawan pada Rabu (22/5/2019).

Pasalnya, semalam kawasan ini menjadi titik kericuhan dari massa demonstran.

Aksi pembakaran pun terjadi terhadap sejumlah kendaraan roda empat di sekitar kawasan itu.

Sehingga kini, ruas jalan itu ditutup bagi khalayak umum. 

(Kontributor Kompas Banten, Acep Nazmudin)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Viral, Video Ribuan Suku Baduy Turun Gunung Kepung Jakarta, Begini Kata Polisi dan Kades Kanekes, http://wartakota.tribunnews.com/2019/05/22/viral-video-ribuan-suku-baduy-turun-gunung-kepung-jakarta-begini-kata-polisi-dan-kades-kanekes.


Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved