Ditangkap Polisi Gegara People Power, Honorer Dinsos Sulsel Bilang Begini

"Iya saya sadari soal tulisan itu, saya juga dalam kondisi sadar menulis hal itu," kata Ma, saat Polda Sulsel rilis kasus tersebut di Mapolda Sulsel,

Ditangkap Polisi Gegara People Power, Honorer Dinsos Sulsel Bilang Begini
darul/tribuntimur.com
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani saat rilis kasus ujaran kebencian di Sosmed Facebook, ajakan People Power. (darul amri//tribun timur) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pegawai honorer Dinas Sosial Sulsel, Ma (29) menulis pada tanggal 22 Mei, People Power diperkirakan memakan 200 jiwa.

Tulisan itu yang kemudian membuatnya harus berurusan dengan tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel. Setelah pelaku Ma dibekuk, Kamis (16/5/2019) malam.

Saat dirilis di gedung Ditreskrimsus Polda Sulsel, Ma mengaku sadar soal tulisannya itu bisa menjeratnya. Tapi atas nama kesal dan pribadi, dia harus menuliskan hal itu.

Gubernur Sulsel Pecat Pegawai Pemprov yang Ditangkap Gara-gara People Power

APA JADINYA Luna Maya & Syahrini Istri Reino Barack Sepanggung, Bakal Terwujud 23 Mei, Ini Buktinya

"Iya saya sadari soal tulisan itu, saya juga dalam kondisi sadar menulis hal itu," kata Ma, saat Polda Sulsel rilis kasus tersebut di Mapolda Sulsel, Jumat (17/5) siang.

Pelaku Ma sadar, tulisan pada Facebook tersebut adalah sebuah kesalahan. Tetapi karena hanya ingin mengutarakan unek-uneknya, kesadarannya tak terbendung.

"Saya siap dengan konsekuensinya nanti, karena ini luapan unek-unek dan pendapat saya secara pribadi. Saya juga terima dari pemberitahuan itu facebook," jelas Ma.

Pelaku MA dijerat Pasal 45A ayat (2) Jo. Pasal 28 ayat (2) UU nomor 19 tahun 2016 tentang UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, ancaman kurungan 6 tahun penjara.

Pelaku MA dibekuk anggota Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel di Jl Adiyaksa, Kompleks Kejaksaan, Panakkukang, Kota Makassar, Kamis (16/5) pukul 10.30 Wita.

 Spesifikasi, Harga Asus ZenFone 6 yang Baru Diluncurkan, Kameranya Bisa Diputar

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengaku, oknum pegawai tersebut diamankan karena diduga sudah menyebarkan ujaran kebencian di Sosmed.

"Ini jelas melanggar undang-undang soal ujaran kebencian dan ITE, karena pelaku melalui medsos menyebarluaskan ujaran kebencian ke publik," kata Kombes Dicky.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved