Dilapor Ke Bawaslu Provinsi dan DKPP, Bawaslu Palopo Nilai Keputusannya Sudah Tepat

Ketua Bawaslu Palopo Asbudi Dwi Saputra mengatakan, pihaknya dilaporkan karena tidak mengabulkan permintaan Partai Hanura untuk membuka kotak suara.

Dilapor Ke Bawaslu Provinsi dan DKPP, Bawaslu Palopo Nilai Keputusannya Sudah Tepat
Hamdan Soeharto/Tribun Timur
Ketua Bawaslu Palopo Asbudi Dwi Saputra

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Bawaslu Kota Palopo, mengakui telah dilaporkan oleh salah satu Caleg di Kota Palopo ke Bawaslu Provinsi dan DKPP.

Ketua Bawaslu Palopo Asbudi Dwi Saputra mengatakan, pihaknya dilaporkan karena tidak mengabulkan permintaan Partai Hanura untuk membuka kotak suara pada saat rekapitulasi di KPU beberapa waktu lalu.

TRIBUNWIKI: Muncul Semenit di Serial Game of Thrones, Lena Headey Dibayar Rp 2 M, Berikut Profilnya

Mau Tahu Kepribadianmu? Satu dari Empat Foto Pria Ini Tunjukkan Kamu Seperti Apa Orangnya

"Iya kami dilaporkan karena tidak mengabulkan permintaan Hanura untuk membuka kotak suara," ujar Asbudi, Jumat (17/5/2019).

Asbudi Dwi Saputra mengklaim, hal yang dilakukannya tersebut sudah benar dan sesuai prosedur. Itu dilakukan atas beberapa pertimbangan.

Yaitu berdasarkan pasal 73 ayat 1 PKPU 3 Tahun 2018, penghitungan suara ulang meliputi penghitungan di TPS dan PPK.

Lalu pasal 75 PKPU 3 Tahun 2017, Penghitungan suara ulang untuk TPS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 74 dilakukan dengan cara membuka kotak suara yang hanya dilakukan di PPK.

"Jadi kalau mau dibuka lagi kotak suara saat di KPU itu sudah tidak bisa. Lagian permintaan untuk membuka kotak suara itu sudah kami lakukan tiga kali ditingkat PPK," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Palopo melaporkan Bawaslu Palopo ke Bawaslu Provinsi dan DKPP.

Laporan itu sudah menjalani sidang perdana pada Kamis (17/5/2019) kemarin.

Ketua Bawaslu Luwu Timur Rahmat Atja
Ketua Bawaslu Luwu Timur Rahmat Atja (Ivan Ismar/tribun Timur)

Pelapor berasal dari Caleg Hanura Kota Palopo dapil II yang meliputi Kecamatan Telluwanua, Wara Utara dan Bara.

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, @hamdansoeharto_

Kejari Jeneponto Bawa Satu Koper Dokumen Saat Geledah RSUD Lanto Dg Pasewang

Ke mana uang Abutours yang Rp 1.6 miliar?

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved