Najwa Shihab
Di Depan Anaknya Najwa Shihab, Quraish Shihab Cerita Kisah Asmara 'Cinta Itu Harus Diperjuangkan!'
Di Depan Anaknya Najwa Shihab, Quraish Shihab Cerita Kisah Cintanya 'Cinta Itu Harus Diperjuangkan!'
Di Depan Anaknya Najwa Shihab, Quraish Shihab Cerita Kisah Cintanya 'Cinta Itu Harus Diperjuangkan!'
TRIBUN-TIMUR.COM - Hampir setengah abad bersama, kehidupan Quraish Shihab dan Umi Fatma selalu dipenuhi kasih dan cinta.
Di hadapan anak keduanya Najwa Shihab, Quraish Shihab berkisah tentang kisah cinta di dunia dan lanjut di akhirat.
Di awal perkenalan, hanya butuh dua kali pertemuan hingga akhirnya Quraish Shihab mantap memutuskan untuk menikahi Umi Fatma.
Baca: Ternyata Jenderal Luhut dan Hendropriyono Satu Geng dengan OSO, Lihat Reaksi Presiden Jokowi
Baca: Yunarto Wijaya Mau Skak Mat Jubir 02 Andre Rosiade Tolak Hasil Pilpres Tapi Terima Hasil Pemilu
Baca: Kabar Buruk Irma Suryani Chaniago, Sibuk Urus 01 Jokowi Pilpres Begini Nasibnya di Pemilu DPR RI
Umi Fatma, gadis Solo yang terbiasa berbicara lemah lembut sempat kaget di awal pernikahan dengan logat bicara khas Makassar Abi Quraish.
Namun lambat laun, perbedaan-perbedaan itu justru mewarnai kehidupannya.
Bagaimana Abi Quraish dan Umi Fatma menjaga keharmonisan rumah tangga?
Sejumlah audiens yang hadir juga bertanya seputar cinta.
"Cinta Abi sudah 44 tahun ya Abi, ini dia Umi Fatmawati. Mama duduknya samping Abi, saya tidak berani memisahkan dua cinta," kata Najwa shihab mempersilakan mamanya, Umi Fatmawati.
"Ini Cinta Abi yang pertama ...dan terakhir," kata Quraish Shihab.
"Itu penting yang pertama dan terakhir, jangan sampai yang terakhirnya telat," kata Najwa mencoba berkelakar.
Sekilas, Najwa Shihab mirip mamanya, Umi Fatmawati.
"Kami lima bersaudara Saya nomor 2 perempuan empat laki-laki satu; Najla, Najwa, Nasywa, Ahmad, Nahlah," kata Najwa Shihab.
"Apa yang m embuat mama jatuh cinta pada Abi?"
Quraish Shihab tampak tertawa.
"Apa yah, Abi itu orangnya lembut, penuh kasih sayang. Waktu pertama ketemu 44 tahun lalu seumur Najwa waktu menikah, 20 tahun. Bapak sudah wakil rektor IAIN (Alauddin) di Ujungpandang. Saya baru mahasiswa semester 3 waktu itu. Saya tinggal di Solo, Bapak di Ujungpandang. Alhamdulillah dipertemukan karena cinta," kata Fatmawati mulai berkisah.
"Cinta pandangan pertama bukan mam, nggak apa dibuka aja?" tanya Najwa Shihab.
"Maaf yah, mama jujur bukan bukan cinta pandangan pertama mungkin abi yang pandangan pertama," kata Fatmawati sambil melirik suaminya Quraish Shihab.
"Tidak ada cinta pada pandangan pertama. Bohong kalau ada cinta pada pandangan pertama," kata Quraish Shihab.
"Cinta (pada pandangan pertama) itu baru benihnya. Karena Cinta itu harus diperjuangkan," tambah mantan Menteri Agama era Presiden RI Gusdur itu.
"Kami tidak pacaran, hanya dua kali ketemu, sebulan sesudah dua kali ketemu, menikah. Setiap hari ada hal-hal yang kita tidak duga sebelumnya. Bisa jadi baikm bisa jadi berbeda. Manusia semua berbeda. Kalau perbedaan ditonjolkan, gagal. Di sini harus berjuang. Itu Sebabnya orang berkata pada masa pacaran, bulan madu, semuanya indah. Setelah itu terbongkar rahasianya, iya kan!. Kalau itu tidak dikelola baik, gagal perkawinannya. Di situ kita harus berjuang mencari titik temu, mundur selangkah. Setelah itu baru terjadi penghangatan hubungan. Setelah itu baru jadi cinta. Ketika anda bercinta bukan lagi lidah yang bercinta, yang berbicara mata, yang berbicara hati. Itu cinta!. Jadi cinta harus diperjuangkan," kata Quraish Shihab.
Simak selengkapnya cinta di dunia berlanjut hingga akhirat ala ulama kharismatik Quraish Shihab:
(TRIBUN-TIMUR.COM/MANSUR AM)
Baca: Ternyata Jenderal Luhut dan Hendropriyono Satu Geng dengan OSO, Lihat Reaksi Presiden Jokowi
Baca: Yunarto Wijaya Mau Skak Mat Jubir 02 Andre Rosiade Tolak Hasil Pilpres Tapi Terima Hasil Pemilu
Baca: Kabar Buruk Irma Suryani Chaniago, Sibuk Urus 01 Jokowi Pilpres Begini Nasibnya di Pemilu DPR RI