Syekh Ahmed Adeeb Al Hourani: Palestina Semakin Terancam

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Syekh Ahmed Adeeb Al Hourani saat menyambangi redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430 Makassar

Desi Triana Aswan
Syekh Ahmad Adeeb Al Hourani, penerjemah Harianto Fernandes, Komandan rescue Masyarakat Relawan Indonesia ACT Sulawesi Selatan, Muhammad Yusuf , dan Relawan ACT Zul Qadry saat menyambangi redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430 Makassar, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Kondisi Jalur Gaza Palestina hingga saat ini terus terancam dan semakin mencekam.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Syekh Ahmed Adeeb Al Hourani saat menyambangi redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430 Makassar, Selasa (14/5/2019).

Bahkan untuk penyaluran bantuan logistik telah diboikot.

 Bahas Masalah Obat, Plt Dirut RSUD Lanto Dg Pasewang Kembali Ketemu Rekanan

16 Artis Maju DPR di Dapil Ini, Cuma 2 Lolos ke Senayan, Kenapa Suara Mereka Minim Padahal Terkenal?

"Di sana bantuan sudah tidak bisa masuk," tuturnya melalui penerjemahnya Harianto Fernandes.

Sekita 13 ribuan pemudanya, sambung Syekh Ahmed harus keluar dari negara tersebut dan mencari pekerjaan.

"Mereka meninggalkan keluarga dan mencari pekerjaan, di negara sekitar Palestina seperti Turki," jelasnya.

Tidak hanya itu, puluhan ribu anak-anak terancam tidak bisa lagi bersekolah.

Hal tersebut dikarenakan oleh aturan pihak yang berwenang dibagian pendidikan membuat peraturan untuk mengurangi jumlah guru yang mengajar.

"Mereka membuat aturan baru bahwa guru dikurangi," katanya.

Syekh Ahmed mengatakan hal tersebut dilakukan agar para anak-anak Palestina belajar bersama Israel.

Halaman
12
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved