Kuasa Hukum Sebut Penganiayaan Wahyu Jayadi Spontanitas

"Kejadian tindak pidana ini adalah spontanitas tanpa kesengajaan. Itu tanggapan saya berdasarkan rekonstruksi," kata Shyafril kepada Tribun Timur

Kuasa Hukum Sebut Penganiayaan Wahyu Jayadi Spontanitas
ari maryadi/tribungowa.com
Wahyu Jayadi memakai penutup kepala ketika hendak dilakukan reka ulang adegan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Kuasa hukum Wahyu Jayadi, M. Shyafril Hamzah mengatakan kasus penganiyaan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar adalah kejadian spontanitas.

Shyafril menilai, tindakan yang dilakukan oleh Wahyu Jayadi selaku kliennya tidak dilakukan atas dasar kesengajaan.

Tapi bentuk spontan pada percekcokan yang terjadi.

"Kejadian tindak pidana ini adalah spontanitas tanpa kesengajaan. Itu tanggapan saya berdasarkan rekonstruksi," kata Shyafril kepada Tribun Timur, Jumat (10/5/2019).

Baca: Selama Ramadan, Tersangka Pembunuhan Wahyu Jayadi Selalu Dibesuk Keluarga

Baca: Kasus Pembunuhan Karyawati UNM - Polisi Benarkan Wahyu Jayadi Sering Telponan dengan Zulaeha

Wahyu Jayadi diketahui ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap rekan kerjanya, Siti Zulaeha Djafar.

Wahyu Jayadi menganiaya Zulaeha dengan mencekik lehernya hingga patahnya. Akibatnya, Zulaeha meregang nyawa di tempat.

Polisi pun menjerat Wahyu Jayadi dengan pasal berlapis. Pertama pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Kedua pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiyaan berat yang menimbulkan korban meninggal dunia.

Shyafril mengatakan, penafsirannya didasarkan pada tiga point berdasarkan hasil rekonstruksi. Pertama, kejadian itu bermula dari ajakan korban.

Kedua, keduanya mengendarai mobil korban yaitu Daihatsu Terios. Sementara mobil Wahyu Jayadi disimpan di Alauddin.

Ketiga, kata Shyafril, tersangka dan korban punya hubungan baik selama ini. Keduanya adalah tetangga, rekan kerja, serta berasal dari kampung yang sama.

Baca: 5 Ramadan, Harga Bawang Putih di Mamasa Meroket

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Ansar
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved