Makna Ramadan Menurut Dua Millennial Makassar

Nah mengenai ramadan, setiap orang tentu memiliki pendapat tersendiri dalam memaknainya.

Makna Ramadan Menurut Dua Millennial Makassar
sukmawati/tribun-timur.com
Mahasiswi UMI Ulya Aulia Maghfira (Kiri, jilbab coklat) dan Mahasiswi Unhas Aurelia Dinda Zhafirah (Kanan, jilbab abu) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Gengs! Selamat menjalankan ibadah puasa 1440 Hijriyah yah.

Nah mengenai ramadan, setiap orang tentu memiliki pendapat tersendiri dalam memaknainya.

Ada yang mengatakan sebagai bulan berkah, penuh ampunan, belajar sabar, ladang pahala dan lain sebagainya.

Baca: Tidak Ikut Salat Tarawih, Apakah Puasa Ramadan Tidak Sah atau Amalanya Tidak Diterima?

Baca: Bacaan Niat dan Tata Cara Salat Tarawih / Witir Ramadan 1440 H / 2019, Ini Pahalanya di Malam ke-3

Pada intinya, ramadan selalu kita jalani dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur.

Seperti yang dikatakan Mahasiswi Universitas Muslim Indonesia (UMI), Ulya Aulia Maghfira.

Menurutnya, ramadan bulan terbaik dari seribu bulan.

"Setauku ramadan bulan terbaik dari seribu bulan. Penuh ampunan dan kita hamba Allah SWT di bulan ini beribadah, bertakwa agar mendapatkan ridhonya serta ampunan atas segala yang kita lakukan," katanya pada Tribun Timur, Selasa (7/5/2019).

"Ramadan momen membersihkan diri kita agar kembali menjadi manusia yang suci," lanjutnya.

Sementara Mahasiswi Universitas Hasanuddin (Unhas) Aurelia Dinda Zhafirah mengatakan, ramadan merupakan bulan penuh berkah.

"Ramadan itu seperti yang kita ketahui ialah bulan penuh berkah," katanya.

Halaman
12
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Ansar
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved