Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kisah Daeng Banring, Warga Garonggong Jeneponto Ditinggal Putrinya Gara-gara Penyakit Aneh

Raut muka sedih masih terpancar dimuka seorang ibu yang kehilangan putri gara-gara penyakit aneh menjangkit warga Dusun Garonggong

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi
Basse dg Banring (45) dengan putrinya yang meninggal dunia gara-gara penyakit aneh Justina warga dusun Garonggong, Kecamatan Bangkala Barat, Jeneponto. 

Berikut kronologis serangan penyakit aneh di Jeneponto

* 27 Maret 2019: 27 warga Desa Tuju Kecamatan Bangkala Barat Jeneponto mengalami demam disertai mual, muntah, dan sakit kepala
- Hasil diagnosis: Demam, sakit perut, dan nyeri sendi

* 19 April 2019: 53 warga Dusun Garonggong Desa Tuju mengalami demam mendadak, 27 di antaranya dibawa ke Puskesmas Buludoang dan 26 orang dibawa ke Rumah Sakit Takalar

* 24 April 2019: Beredar rumah di WA telah terjadi KLB dengan kasus demam (ferbis) pada 25 orang di Desa Buludoang,

* 25 April 2019: Dinkes Sulsel turunkan tim investigasi

* 25 April 2019: 2 warga dilaporkan meninggal dunia

* 27 April 2019: 2 warga dilaporkan meninggal dunia

* 28 April 2019: 3 warga dilaporan meninggal dunia

* 29 April 2019: Tim Dinkes Sulsel mengambil sampel darah 19 warga dan dikirim ke BTKLPP Makassar

* 2 Mei 2019: 350 warga Desa Tuju ikut qugyah massal di Masjid Jihad 45

* 3 Mei 2019: Kepala Desa Tuju, Indrawati Naim, melaporkan sebagian warganya tinggalkan rumah ke desa tetangga

- Pj Kadinkes Sulsel Dr dr Bachtiar Baso mengatakan masih menunggu hasil lab dari Jakarta untuk memastikan nama penyakit yang menyerang warga Desa Tuju tersebut.(TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved