Hingga April 2019, Tiga Insiden Pendaki Hilang di Gunung Bawakaraeng
Dua Pendaki yang tersesat di Gunung Bawakaraeng akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Dua Pendaki yang tersesat di Gunung Bawakaraeng akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan.
Keduanya dilaporkan bernama Tajudin Amin (17) dan Fauzan Ananta (18), remaja yang baru saja menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Makassar.
Keduanya ditemukan dalam keadaan selamat di pos lima Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Selasa (30/4/2019) siang.
Baca: Dua Remaja Dikabarkan Tersesat di Gunung Bawakaraeng, Sudah 2 Hari Hilang Kontak
Baca: Dua Remaja yang Tersesat di Gunung Bawakaerang Akhirnya Ditemukan
Baca: 15 Hari Galih Hilang di Gunung Bawakaraeng, Sang Ayah Setia Menunggu di Lembanna
Berdasarkan data yang dihimpun Tribun Gowa, insiden hilangnya pendaki di Gunung Bawakaraeng sudah tiga kali terjadi hingga April 2019. Berikut rangkumannya.
1. Mahasiswi Poltek Pangkep dan Siswa SMAN 9 Bulukumba
Insiden pertama terjadi pada awal tahun 2019, Selasa (1/1/2019) lalu. Ketika itu, sembilan pendaki naik ke Gunung Bawakareng untuk merayakan tahun baru.
Nahas dua pendaki dilaporkan tersesat lalu hilang. Basarnas yang menerima informasi melaporkan, dua orang menderita Hipotermia, ada yang menjaga di Pos 5. Sisanya berada di kaki gunung yang dikenal Lembanna.
Kedua remaja yang dilaporakan hilang ini diduga tersesat di Pos lima. Setelah dilakukan pencarian, Basarnas akhirnya berhasil menemukan keduanya, Rabu (2/1/2019) siang.
Kedua pendaki yang tersesat ini dilaporkan bernama Nur Isma Wahyuni (18 tahun), mahasiswa Poltek Pangkep dan Wahyudi Al Ikhsan (17 tahun), Siswa SMA Negeri 09 Bulukumba.
Keduanya ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim Basarnas yang dibantu aparat kepolisian dan TNI.
"Korban ditemukan selamat diantara pos 5-6 jalur pendakian Gunung Bawakaraeng," kata Humas Basarnas Makassar, Hamsidar kepada Tribun Timur, Rabu (2/1/2019) lalu.
Salah satu remaja yang tersesat, Nur Isma Wahyuni menuturkan kakinya terkilir dalam perjalanan pulang. Akibatnya, ia sulit melangkah lalu tertinggal dari rombongan.
"Kaki saya terkilir. Ini menghambat langkah saya, jadi kami berdua tersesat dan tertinggal dari rombongan, sekitar jam 5 sore," kisah Nur Isma.
2. Galih Andika
Insiden kedua yaitu pendaki bernama Gali Andika (20 tahun), pemuda asal Mangga Tiga Kota Makassar. Gali tersesat di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Minggu (10/2/2019) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pencarian-dua-pendaki-yang-tersesat-di-gunung-bawakaraeng.jpg)