Longsor di Poros Mamuju-Mamasa, Ratusan Pengendara Terjebak
Jalan poros penghubung Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamasa tertimbung longsor, Senin (29/4/2019).
Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menyebabkan jalan poros penghubung Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamasa tertimbung longsor, Senin (29/4/2019).
Longsor itu terjadi tepat di Desa Batang Barana, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.
Akibatnya, akses jalan dari Mamuju ke Mamasa terputus total karena tertimbung material lumpur bercampur kayu.
Baca: DPRD Parepare Bakal Panggil Kadis KOP Terkait Polemik Bonus Atlet Porda Pinrang
Baca: Kini Pemkot Parepare Miliki Bank Data Aparatur Sipil Negara
Baca: Empat Nelayan Hilang di Bulukumba Ditemukan Selamat
Jalan yang tertimbung diperkirakan sepanjang 80 mater, menyebabkan ratusan kendaraan yang hendak melintas dari arah berlawanan terjebak.
Longsor diperkirakan terjadi sekitar Pukul 02.00 Wita, dini hari.
Pengendara yang terjebak, terpaksa harus menginap di jalan raya menunggu pembersihan jalan.
Andik Seru (34) salah seorang pengendara dari Desa Buttuada, Kecamata Bonehau mengatakan, mengaku harus tidur di atas kendaraan untuk menunggu akses kembali bisa dilalui.
"Saya bermalam di sini karena tertahan sejak pukul 02.30 Wita sampai sekarang,"ujar Andik dibubungi Tribun-Timur.com, siang.
Andik menambahkan, barulah sekitar pukul 09.15 Wita, alat berat jenis Buldoser datang ke lokasi untuk mengevakuasi material longsor yang memutuskan akses jalan antar dua kabupaten tersebut.
Lambatnya alat berat tiba di lokasi, menyebabkan antrean kendaraan mengular di sekitar areal longsor tersebut.
Dari pantauan salah seorang warga Mamasa Zulkifli mengatakan, hingga Pukul 10.48 Wita tadi, alat berat masih berusaha membersihkan material longsor tersebut.
"Pngendara roda dua sudah bisa kembali melanjutkan perjalanannya. Hanya saja, pengendara roda empat masih tertahan,"kata Zul.
Dikatakan, sejumlah anggota TNI yang berada di lokasi berusaha menahan pengendara roda empat untuk tidak melanjutkan perjalanan hingga jalan betul-betul bisa dilalui.
"Juga memberi ruang agar alat berat bisa bekerja leluasa mengevakuasi material longsor,"tuturnya. (tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kondisi-longsor-di-jalan-poros-mamuju-mamasa.jpg)