Warga Luar Daerah Nyoblos di Maros, Begini Penjelasan KPUD

KPUD Maros, Syamsu Rizal membantah adanya temuan dugaan pelanggaran penconblosan di TPS 14 Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai

Warga Luar Daerah Nyoblos di Maros, Begini Penjelasan KPUD
Ansar/Tribun Maros
Ketua KPUD Maros, Syamsu Rizal saat berada di gudang penyimpanan logistik Pemilu, komplek perkantoran Pemkab. 

TRIBUN MAROS.COM, MANDAI - KPUD Maros, Syamsu Rizal membantah adanya temuan dugaan pelanggaran penconblosan di TPS 14 Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, 17 April lalu.

Bantahan Syamsu Rizal menyusul temuan Bawaslu Maros. 

Baca: Bawaslu Temukan Pelanggaran Pemilu, Begini Pembelaan KPUD Maros

Baca: Pastikan Aman, Polisi Jaga Ketat Jemaat Jumat Agung di Gereja di Marusu Maros

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman menyampaikan temuan di TPS 14.

Di TPS perbatasan Maros-Makassar tersebut, ditemukan ada warga luar, yang mencoblos.

Syamsu Rizal mengatakan, Jumat (19/4/2019) warga luar yang mencoblos di Maros, memiliki formulir A5 atau pindah memilih.

Hal tersebut dibolehkan Undang-undang.

"Warga dari luar, boleh memilih di Maros jika memiliki A5. Di Kelurahan Hasanuddin itu, memiliki A5. Jadi tidak ada pelanggaran," kata Syamsu Rizal, siang

Sebelumnya, Sufirman mengatakan, TPS 14 Kelurahan Hasanuddin, berpotensi untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Kecurangan di TPS Hasanuddin diduga adanya pemilih yang ber-KTP dari luar Maros dan tidak terdaftar dalam DPTb atau pemilihan pindahan.

"Warga luar itu dijinkan untuk memilih. Namun masih dalam proses penelitian dan pendalaman," kata Sufirman.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved