Pemilu 2019

Belum Ada Surat Suara DPTb, Ilham Arief Sirajuddin Khawatir Kehilangan Hak Suaranya

IAS sapaan akrab mantan Wali Kota Makassar itu hingga pukul 11.00 Wita belum bisa memilih, karena masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Belum Ada Surat Suara DPTb, Ilham Arief Sirajuddin Khawatir Kehilangan Hak Suaranya
Hasan Basri/Tribun Timur
Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akan menggunakan hak suaranya di TPS Lapas Kelas 1 Makassar, Rabu (17/04/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akan menggunakan hak suaranya di TPS Lapas Kelas 1 Makassar, Rabu (17/4/2019).

IAS sapaan akrab mantan Wali Kota Makassar itu hingga pukul 11.00 Wita belum bisa memilih, karena masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Baca: Nyoblos di TPS 03 Borong Kalukua, Bupati Bantaeng Kompak Pakai Baju Putih

Berdasarkan informasi diperoleh Tribun pemilih DPTb baru bisa memilih di atas pukul 12.00 Wita.

Di Lapas Kelas 1 Makassar di 4 TPS ada sekitar 435 masuk DPTb.

"Ini sekarang kita menunggu sampai jam 12 karena aturanya jam 12 baru pemilih tambahan. Sekarang kalau pemilih tambahan mendaftar jam 12, sekarang belum ada surat suara," kata IAS.

Baca: Wakil Bupati Luwu Timur dan Keluarga Nyoblos di TPS 11 Puncak Indah

IAS khawatir hak suaranya untuk memilih hari ini bakal hilang, karena sampai pukul 11.00 Wita belum ada satupun kertas surat suara khusus untuk pemilih DPTb masuk di TPS Lapas.

"Sampai kapan kita menunggu. TPS tutup jam 2. Jangan sampai kertas suara sampai jam 2 tidak datang," ujarnya.

Kepala Lapas Kelas 1 Makassar, Budi Sarwono mengatakan, di Lapas terdapat 435 daftar pemilih tambahan (DPTb) dan 84 DPT.

Baca: FOTO-FOTO 4 Menantu Presiden Soeharto, dari Mayangsari, Annisa Tri Hapsari, & Halimah Jadi Sorotan

DPTb dan DPT terbagi di  empat TPS  yaitu TPS 34, 35,36 dan 37. "Ada 4 TPS dari 435 DPTb ( daftar pemilih tambahan (DPTb)," kata Budi Sarwono kepada Tribun.

Sekedar diketahui empat  mantan Kepala Daerah di Sulawesi Selatan yang tersangkut kasus korupsi  bakal memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) ini

Para kepala daerah itu  yakni mantan Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin, mantan Wali Kota Palopo Pattedungi Andi Tenriadjeng, Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin dan Bupati Barru Andi Idris Syukur.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved