Begini Cara 3 SPG di Makassar Agar Capai Target Penjualan, Ajak Pria Hidung Belang Ngamar di Hotel

Begini Cara 3 SPG di Makassar Agar Capai Target Penjualan, Ajak Pria Hidung Belang Ngamar di Hotel

Begini Cara 3 SPG di Makassar Agar Capai Target Penjualan, Ajak Pria Hidung Belang Ngamar di Hotel
twitter
ilustrasi SPG 

Melalui aplikasi MiChat, ketiganya pun menawarkan jasa seks komersial ke pengguna MiChat lainnya yang merupakan pria hidung belang.

Tarif yang dipasang ketiganya, mulai Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta.

"Jadi Ayu ini tidak bisa kita terapkan Undang-Undang Perdagangan Orang karena bukan si Ayu yang merekrut, melainkan ketiganya yang meminta ke Ayu," tutur Ismail.

Produk minuman yang dijajakan ke empatnya seharga Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.

Namun, Ismail mengaku tidak mengetahui pasti berapa nominal rupiah yang ditargetkan produk minuman itu.

Baca: Jawaban Karni Ilyas Saat Diprotes Terlalu Sering Undang Fadli Zon ke ILC TV One Apa Salah Kami?

Yang jelas, kata Ismail, Ayu dan tiga rekan lainnya merupakan pemain baru dalam dunia protitusi online itu.

"Mereka mulai jalani prostitusi online ini akhir 2018 lalu. Jadi si Ayu ini merupakan muncikari baru sebenarnya," ujar Ismail.

Namun, dalam penanganan kasus itu, RA, AN dan SE hanya berstatus sebagai saksi. Ketiganya pun dipulangkan polisi dan hanya diminta untuk wajib lapor pada hari Senin dan Kamis.

Sementara, Ayu dijerat pasal 296 junto pasal 506 KUHP dengan ancaman penjara 1 tahun sampai 1 tahun 4 bulan penjara. Ayu ditahan lantaran polisi menggunakan pasal pengecualian, tepatnya 21 KUHP.

Dibebaskan

Halaman
1234
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved