Kadisdik Luwu Minta Bupati Anggarkan Program Penguatan Kepsek

Gedung Simpurusiang ini terletak di Jl Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kecamatan Belopa, Luwu.

Kadisdik Luwu Minta Bupati Anggarkan Program Penguatan Kepsek
desy arsyad/tribunluwu.com
Suasana sosialisasi undang-undang pendidikan bagi Kepsek di Gedung Simpurusiang, Jl Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kecamatan Belopa, Luwu, Senin (8/4/2019) siang. 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Sebanyak 496 orang kepala sekolah (kepsek) tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Luwu belum mengikuti penguatan Kepsek.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Luwu, Amang Usman, di kegaitan sosialisasi undang-undang pendidikan bagi Kepsek di Gedung Simpurusiang, Senin (8/4/2019) siang.

Gedung Simpurusiang ini terletak di Jl Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kecamatan Belopa, Luwu.

Sosialisasi ini juga membahas persiapan hari pendidikan nasional (Hardiknas) 2019.

Dalam sambutannya, Amang Usman berharap Bupati Luwu, Basmin Mattayang memasukkan penguatan kepsek dalam pokok anggaran 2019.

"Tahun ini semoga bapak bupati berkenan memprogramkan pada anggaran 2019" harap Amang.

Dijelaskan Amang, jumlah sekolah di Kabupaten Luwu untuk TK swasta sebanyak 214, TK Negeri sebanyak satu, total 215 sekolah.

SD negeri sebanyak 262, SD swasta 11 sekolah, total 273 SD.

Sedangkan jenjang SMP negeri sebanyak 80 dan SMP swasta sebanyak 24, total 104 sekolah.

"Jadi jumlah keseluruhan TK, SD, dan SMP sebanyak 592 sekolah. Jumlah guru PNS tingkat TK 57 orang, non PNS sebanyak 597 orang,"

Halaman
12
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved