Ajak Kepala Sekolah Pilih Jokowi, Kadis Pendidikan Jeneponto Dipanggil Bawaslu
Komisioner Bawaslu itu menjelaskan pemanggilan Kadis Pendidikan ini merupakan panggilan kedua karena panggikan pertama Ia tidak memenuhi.
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto Nur Alam Basir menghadiri panggilan Bawaslu Jeneponto.
Nur Alam Basir diperiksa di kantor Bawaslu Jeneponto, Jl Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Senin (8/4/2019) pukul 14.10 Wita.
Nur Alam diperiksa sekitar 60 menit.
Usai diperiksa Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto itu tidak mau memberikan keterangan.
"No coment dinda," kata Nur Alam Basir keawak media usai diperiksa.
"Kalau mau lebih jelas silahkan tanya langsung ke Bawaslu karena dia yang periksa saya," tandasnya.
Usai diperiksa, Nur Alam Basir langsung meninggalkan kantor Bawaslu Jeneponto.
Sementara itu komisioner Bawaslu Jeneponto yang periksa Kadis Dikbud, Hamka mengatakan pemeriksaan ini bagian tahap investigasi Bawaslu terhadap laporan masyarakat.
"Ini masih dalam tahap investigasi, meminta keterangan terkait dugaan pak Kadis mengajak para kepala sekolah memilih salah satu pasangan capres dan caleg," kata Hamka.
Komisioner Bawaslu itu menjelaskan pemanggilan Kadis Pendidikan ini merupakan panggilan kedua karena panggikan pertama Ia tidak memenuhi.
"Panggilan pertama beliau tidak hadir karena alasan diluar kota, ini Alhamdulillah dia penuhi panggilan kita," tandasnya.
Menurut Hamka hasil dari investigasi ini akan disampaikan kordif hukum yang juga ketua Bawaslu Jeneponto Saiful.
"Nanti, hasilnya ini akan disampaikan Kordif hukum, karena kebetulan beliau ke Makassar," tutupnya.
Diketahui, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto itu diperiksa Bawaslu atas dugaan mengajak para kepala sekolah tingkat SMP memilih Jokowi di Pilpres 2019.
Bawaslu Jeneponto mengantongi rekaman audio yang diduga suara Kadis Dikbud Jeneponto Nur Alam Basir.
Untuk mengumpulkan alat bukti Bawaslu juga telah mendatangi dan mengundang beberapa kepala sekolah yang diduga berada dalam pertemuan itu. (TribunJeneponto.com)
Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-dinas-pendi.jpg)