Link DJP Online dan djponline.pajak.go.id untuk Laporkan SPT, Siap-siap Denda Jika Telat

Akses DJP Online dan djponline.pajak.go.id, segera laporkan SPT anda, denda menanti jika tidak. Pelaporan SPT

Link DJP Online dan djponline.pajak.go.id untuk Laporkan SPT, Siap-siap Denda Jika Telat
DJPONLINE.PAJAK.GO.ID
Laman DJP Online atau djponline.pajak.go.id untuk laporkan SPT. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Akses DJP Online dan djponline.pajak.go.id, segera laporkan SPT anda, denda menanti jika tidak.

Pelaporan SPT melalui DJP Online dan djponline.pajak.go.id sebentar lagi berakhir.

Jangan sampai terlambat laporkan SPT melalui DJP Online dan djponline.pajak.go.id.

Setiap wajib pajak, baik orang pribadi maupun badan, memiliki kewajiban untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan ( SPT) ke kantor pajak terdekat.

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak ( DJP) pada Kementerian Keuangan memberikan batas waktu pelaporan bagi WP pribadi maksimal tiga bulan setelah tahun pajak berakhir atau pada akhir Maret 2019.

Sementara bagi wajib pajak badan, batas waktunya adalah empat bulan setelah tahun pajak berakhir, yakni pada akhir April 2019.

Mengapa kita wajib melapor, ketika pemerintah sudah mengantongi data pendapatan masyarakat melalui catatan NPWP?

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Perpajakan, SPT berfungsi sebagai sarana bagi wajib pajak untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah pajak yang sebenarnya terhutang dan pemenuhan pembayaran pajak setahun terakhir.

Dengan kata lain, SPT menjadi alat penelitian atas kebenaran penghitungan pajak terutang yang diberitahukan oleh wajib pajak sebelumnya.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti memberikan penjelasan mengapa wajib pajak diwajibkan untuk melaporkan hartanya setiap tahun pajak berakhir.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved