Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lepas Mahasiswa Peserta KKN 2019, Rektor UNM Prof Husain Syam: Jaga Nama Baik Lembaga

Lepas Mahasiswa Peserta KKN 2019, Rektor UNM Prof Husain Syam: Jaga Nama Baik Lembaga

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Arif Fuddin Usman
Lepas Mahasiswa Peserta KKN 2019, Rektor UNM Prof Husain Syam: Jaga Nama Baik Lembaga - mahasiswa-peserta-kuliah-kerja-nyata-kkn-reguler-dan-terpadu.jpg
dok humas unm
Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler dan terpadu Universitas Negeri Makassar (UNM) dilepas Rektor UNM Prof Husain Syam di Menara Pinisi lt 2, Makassar, Selasa (26/3/2019).
Lepas Mahasiswa Peserta KKN 2019, Rektor UNM Prof Husain Syam: Jaga Nama Baik Lembaga - mahasiswa-peserta-kuliah-kerja-nyata-kkn-reguler-dan-terpadu-universitas.jpg
dok humas unm
Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler dan terpadu Universitas Negeri Makassar (UNM) dilepas Rektor UNM Prof Husain Syam di Menara Pinisi lt 2, Makassar, Selasa (26/3/2019).
Lepas Mahasiswa Peserta KKN 2019, Rektor UNM Prof Husain Syam: Jaga Nama Baik Lembaga - mahasiswa-peserta-kuliah-kerja-nyata-kkn-reguler-dan-terpadu-unm1.jpg
dok humas unm
Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler dan terpadu Universitas Negeri Makassar (UNM) dilepas Rektor UNM Prof Husain Syam di Menara Pinisi lt 2, Makassar, Selasa (26/3/2019).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Sebanyak 795 mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) dilepas Rektor UNM Prof Husain Syam untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler dan terpadu, di Menara Pinisi lt 2, Makassar, Selasa (26/3/2019).

Dikutip dari rilis Humas UNM Burhanuddin, peserta KKN UNM program reguler dan terpadu tersebut akan ditempatkan pada dua lokasi berbeda, yakni Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, dan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Rektor UNM Prof Husain Syam dalam sambutannya menitipkan harapan untuk mahasiswa yang dilepas ke tengah masyarakat untuk menghormati adat istiadat serta perilaku dalam tatanan yang sudah berlaku.

Baca: Tim Penyidik Polres Gowa Belum Periksa Meja Kerja Siti Zulaeha, Ada Tiket Pesawat?

Baca: Maudy Ayunda Yakin Pilih Stanford University, Ini Alasannya, Baca juga 10 Fakta tentang Kampus ini

“Karena kunci keberhasilan orang mampu menyesuaikan dimana Ia berada. Kalau mau saya kasih tips, kebiasaan kita tinggal di rumahnya orang harus berperilaku yang baik,” ujar Guru Besar Pertanian itu, Selasa (26/3/2019).

Berkaitan dengan tahun politik, mantan dekan FT UNM mengharapkan peserta KKN untuk tidak ikut terlibat langsung dalam kegiatan politik praktis, dan harus berfokus pada pengabdian ke masyarakat saja.

“Pelaksanaan KKN kali ini sangat sarat dengab bulan politik, dari pemilihan dewan tingkat kabupaten hingga pemilihan presiden. Penting agar anda semua tidak ikut berpolitik praktis selama dilokasi KKN,” ujar Rektor yang disambut riuh peserta pelepasan KKN.

Terakhir, Husain Syam menitipkan untuk menjaga nama baik lembaga ditengah masyarakat, jangan merusak demi kepentingan pribadi.

“Pulanglah dari lokasi KKN dengan senyuman, dan dilepas dengan tangisan dari orang-orang di lokasi KKN,” jelasnya.

Pengabdian Masyarakat

Sementara itu Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UNM Bakharani Rauf mengatakan KKN merupakan bentuk aktualisasi diri sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

Pada pelepasan ini, jumlah peserta KKN PPL Terpadu sebanyak 359 orang yang akan ditempatkan di Dinas Pendidikan Kabupaten Polman, Sulbar.

Baca: Lewat Englisher Day, HMJ Bahasa Inggris FBS UNM Asah Kemampuan Bahasa Inggris

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Vivin Nugrika, Ketua BEM FIS UNM, Isi Waktu Luang dengan Diskusi dan Menulis

"Jumlah peserta dengan rincian 16 SMA, 12 SMP, 20 Sekolah Kejuruan, 2 MTS, dan 2 MAN yang akan didampingi dosen pembimbing lapangan 8 orang," kata Bakharani Rauf.

Sementara itu untuk lokasi penempatan KKN UNM di Kabupaten Pangkep sebanyak 109 orang.

Mereka akan ditempatkan di 1 SKB, 9 SMP, 5 SMK dengan didampingi dosen pembimbing 3 orang.

Sementara KKN Reguler diikuti sebanyak 337 orang yang akan disebar di tiga kecamatan, di Kabupaten Pangkep.

"Mereka akan disebar di Kecamatan Bungoro, Kecamatan Labakkang, dan Kabupaten Tondongtallasa dengan dosen pembimbing lapangan 3 orang," katanya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved