Sahabat Wahyu Jayadi di Sinjai Kaget Wahyu Jadi Pembunuh Tetangganya

Sahabat Wahyu Jayadi di kampung halamannya di Bikeru, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan kaget mendengar Wahyu

Sahabat Wahyu Jayadi di Sinjai Kaget Wahyu Jadi Pembunuh Tetangganya
ari maryadi/tribungowa.com
Wahyu Jayadi digiring anggote Polres Gowa. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI- Sahabat Wahyu Jayadi di kampung halamannya di Bikeru, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan kaget mendengar Wahyu terduga sebagai pembunuh staf Universitas Negeri Makassar (UNM) Siti Zulaeha.

Seorang sahabat Wahyu Jayadi bernama Selamet Riyadi mengaku kaget mendengarkan Wahyu atas tuduhan membunuh tetangga dan sekampungnya dari Sinjai di Makassar, Jumat (22/3/2019) lalu.

Saat pertama kali membaca berita, Selamet masih belum percaya karena orang di kampung Wahyu Jayadi mengenalnya pribadi yang santun setiap pulang kampung.

"Dia baik, setiap pulang ke Sinjai, kita diskusi tentang kampung. Diskusi tentang adik-adik yang masih kuliah di UNM. Dia memang salah satu senior yang dapat menjadi inspirasi bagi adik-adiknya asal kampung ini. Tapi..ya inilah jalannya kasian, makanya kami kaget di sini," kata Selamet Riyadi, Senin (25/3/2019).

Selamet berharap kepada keluarga korban Siti Zulaeha agar menyerahkan masalah proses hukum itu ke polisi.

Sedang sahabatnya Wahyu Jayadi harus tabah jalani proses hukum atas perbuatannya.

Sebelumnya pihak kepolisian di Gowa maupun di Polda Sulsel mengungkap Wahyu Jayadi mengakui perbuatannya saat menjalani pemeriksaan telah melakukan pembunuhan terhadap Korban dengan cara pelaku mencekik korban pada bagian leher dengan menggunakan tangan kanannya.

Namun korban memberontak dengan cara mencakar tangan Wahyu Jayadi, selanjutnya pelaku memukul bagian pipi korban sebelah kiri sebanyak satu kali dengan menggunakan kepalan tangan kanan Wahyu dan kemudian mencekik leher korban dengan manggunakan ke dua tangan pelaku sampai korban meninggal dunia.

Selanjutnya pelaku mencoba menutupi perbuatannya, dengan membuat korban tersebut seolah-olah adalah korban perampokan dengan cara pelaku mengunci mobil yang dikendarai oleh korban dari dalam, kemudian mengambil barang-barang milik korban yang ada di dalam tas milik korban, kemudian memecahkan kaca mobil dengan menggunakan batu kali.

Adapun motif sehingga pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban yaitu karena pelaku merasa tidak terima dengan perlakuan korban yang selama ini sudah dianggap sebagai keluarga pelaku, yang dimana korban tersebut sudah terlalu jauh ikut campur terhadap masalah pekerjaan dan masalah pribadi pelaku.

Tempat lahir Wahyu Jayadi dengan Siti Zulaeha berjarak 25 kilometer dari arah selatan Ibukota Kabupaten Sinjai

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri @Sambasambahrii

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved