pembunuhan karyawati UNM
Dalami Ketersinggungan, Polisi Jadwalkan Periksa Psikologis Wahyu Jayadi
Polres Gowa menjadwalkan pemeriksaan psikologis Wahyu Jayadi, tersangka kasus pembunuhan ASN Universitas Negeri Makassar (UNM).
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polres Gowa menjadwalkan pemeriksaan psikologis Wahyu Jayadi, tersangka kasus pembunuhan ASN Universitas Negeri Makassar (UNM).
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami motif ketersinggungan Wahyu Jayadi hingga naik pitam.
Ketika itu, Wahyu Jayadi tersinggung urusan pribadinya dicampuri. Ia pun mencekik leher Siti Zulaeha Djafar, serta melepaskan bogem mentah.
"Kita akan lakukan pemeriksaan psikologis terhadap WJ," kata Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, Senin (25/3/2019).
Polres Gowa saat ini telah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel terkait pemeriksaan ini. Pemeriksaan ini akan dilakukan oleh Psikolog RS Bhayangkara Makassar.
Hingga saat ini, Polres Gowa belum menyampaikan seperti apa bentuk tuturan Siti Zulaeha hingga Wahyu Jayadi naik pitam.
Shinto menyebut penyidik masih terus mendalami ucapan dan bentuk ketersinggungan Wahyu Jayadi hingga tersulut emosi menghabisi nyawa Zulaeha.
"Bentuk urusan pribadi yang dicampuri korban adalah bagian penyidikan. Kami akan sampaikan setelah pemeriksaan psikologis," terang Shinto Silitonga.
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :
Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur: