Awal April PLN Bangun Dua Jaringan Transmisi di Bawah Tanah, Panjangnya 27,57 Meter

Sementara, SKTT 150 kV Kima hingga Daya Baru dibangun untuk menjamin keandalan pasokan listrik Kawasan Industri Makassar.

Awal April PLN Bangun Dua Jaringan Transmisi di Bawah Tanah, Panjangnya 27,57 Meter
Fadli/Tribun Timur
General Manager PLN UIP Sulbagsel I Putu Riasa memberi sambutan pada sosialisasi pembangunan dua jaringan transmisi bawah tanah atau Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) bertegangan 150 kilo Volt (kV) di Hotel Golden Tulip Jl Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa (12/3/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) I akan membangun dua jaringan transmisi bawah tanah atau Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) bertegangan 150 kilo Volt (kV).

Keduanya jaringan yakni SKTT 150 kV Kima hingga Daya Baru dan SKTT 150 kV Tanjung Bunga hingga Bontoala.

General Manager PLN UIP Sulbagsel, I Putu Riasa mengatakan, kedua SKTT memiliki total lintasan 27,57 kilometer (km) akan melintasi Makassar dan Maros.

Baca: Revolusi Digital 4.0, Priska Adnan: Perempuan Dituntut untuk Multitasking

Baca: Keluarga Hendrik Horas Hibahkan Rumah untuk Warga Banda Neira, Sekarang Jadi Rumah Budaya

Untuk SKTT 150 kV Kima hingga Daya Baru akan melintasi Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros dan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar dengan lintasan sepanjang 16,47 km.

Sementara SKTT 150 kV Tanjung Bunga hingga Bontoala akan melintasi Kecamatan Makassar, Kecamatan Mamajang dan Kecamatan Tamalate Makassar dengan lintasan sepanjang 11,09 km.

"Tujuan pembangunan SKTT 150 kV Tanjung Bunga hingga Bontoala dibangun untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik Kota Makassar dan sekitarnya," kata Riasa via pesan WhatsApp, Kamis (14/3/2019).

Sementara, SKTT 150 kV Kima hingga Daya Baru dibangun untuk menjamin keandalan pasokan listrik Kawasan Industri Makassar.

“Pembangunan SKTT ini diharapkan dapat meningkatkan mutu, kapasitas jaringan serta optimalisasi sistem kelistrikan di Sulsel, khususnya Kota Makassar dan sekitarnya,” katanya.

Manager PLN UPP Kitring Sulsel Husni Wardana menambahkan, dalam pembangunannya nanti, peran serta dari seluruh masyarakat dan instansi terkait sangat diperlukan mengingat SKTT merupakan salah satu kebutuhan mendesak bagi keandalan listrik Kota Daeng dan sekitarnya.

“Jika pengurusan perizinan selesai sesuai dengan target waktu, pembangunan ini segera dilaksanakan pada awal April 2019 mendatang dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019,” kata Husni.

Guna menghindari dampak pada lalu lintas jalan selama pembangunan, kata Husni, pembangunan kedua SKTT ini akan dilakukan secara paralel terhadap titik lokasi yang terpisah.

Selain itu, akan melibatkan aparat dan dinas terkait agar traffic management dapat dilakukan.

"Menjadi kebutuhan bagi keandalan kelistrikan di Kota Makassar dan sekitarnya, pembangunan SKTT ini diharapkan dapat berjalan lancar melalui dukungan seluruh pihak yang terkait baik dari seluruh lapisan masyarakat maupun pemerintah setempat," katanya
(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved