Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: 9 Maret Jadi Hari Musik Nasional, Berikut Sejarahnya
Salah satunya, Fiersa Besari melalui akun instagram @kerabatkerja menyanyikan lagu selamat ulang tahun dengan mengganti liriknya.
Penulis: Ina Maharani | Editor: Ina Maharani
Tanggal 9 Maret dipilih sebagai Hari Musik Nasional karena merupakan hari lahirnya Wage Rudolf Soepratman atau yang lebih dikenal dengan WR Soepratman.
Ia lahir di tahun 1903 di Somongari, Purworejo.
WR Soepratman merupakan pencipta lagu kebangsaan Indonesia, yang berjudul Indonesia Raya dan menjadi salah satu pahlawan nasional Indonesia.
Dilansir dari Hai, sewaktu tinggal di Makassar, Soepratman memperoleh pelajaran musik dari kakak iparnya yaitu Willem van Eldik.
Inilah awal mula kepiawaiannya dalam bermain biola dan kemudian bisa menggubah lagu.
Ketika tinggal di Jakarta, pada suatu kali ia membaca sebuah karangan dalam majalah Timbul.
Penulis karangan itu menantang ahli-ahli musik Indonesia untuk menciptakan lagu kebangsaan.
Soepratman tertantang, lalu mulai menggubah lagu.
Pada tahun 1924 lahirlah lagu Indonesia Raya, pada waktu itu ia berada di Bandung dan pada usia 21 tahun.
Oktober tahun 1928 di Jakarta dilangsungkan Kongres Pemuda II, kongres itu melahirkan Sumpah Pemuda.
Pada malam penutupan kongres, tanggal 28 Oktober 1928, Soepratman memperdengarkan lagu ciptaannya secara instrumental di depan peserta umum.
Kala itu lagi dimainkan secara intrumental dengan biola atas saran Soegondo berkaitan dengan kondisi dan situasi pada waktu itu.
Pada saat itulah untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan di depan umum.
Semua yang hadir terpukau mendengarnya, dengan cepat lagu itu terkenal di kalangan pergerakan nasional.
Apabila partai-partai politik mengadakan kongres, maka lagu Indonesia Raya selalu dinyanyikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wr-supratman.jpg)