Rekrutmen Pendamping PKH Dibuka Hingga 8 Maret, Daftar Online Disini, Ada Wilayah Sulawesi Selatan

Rekrutmen Pendamping PKH Dibuka Hingga 8 Maret, Daftar Online Disini, Ada Wilayah Sulawesi Selatan

Rekrutmen Pendamping PKH Dibuka Hingga 8 Maret, Daftar Online Disini, Ada Wilayah Sulawesi Selatan
PKH
Kemensos Buka Rekrutmen Pendamping PKH 

TRIBUN-TIMUR.COM-Kementerian Sosial RI atau Kemensos membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk menjadi pendamping sosial Program Keluarga Harapan 2019.

Rekrutmen tersebut dibuka berdasarkan Surat Pengumuman Seleksi SDM Pelaksana Program Keluarga Harapan Tahun 2019 Nomor 450/LJS/03/2019

Pendaftaran Pendamping PKH dilakukan secara online mellaui laman ssdm.pkh.kemsos.go.id/site/login3 mulai 6 Maret hingga 8 Maret 2019.

Baca: Polrestabes Makassar Dalami Aliran Dana Bansos Hasil Sunat Oknum Pendamping PKH Kecamatan Tallo

Baca: Fasilitator PKH Mandai Patungan Beri Bantuan ke Kakek Miskin Tenrigangkae

Baca: 860 Warga Miskin Kecamatan Mandai Dapat Bantuan PKH

PKH adalah program penanggulangan kemiskinan melalui pemberian bantuan tunai kepada keluarga sangat miskin berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Jumlah pendamping sosial PKH yang akan diterima sebanyak 959 orang yang disebar di 10 Kabupaten di Indonesia.

Yaitu, Sumatera Utara (66 orang), Sumatera Selatan (35 orang), Banten (48 orang), Jawa Barat (226 orang), Jawa Tengah (302 orang).

Selanjutnya DI Yogyakarta (75 orang), Jawa Timur (169 orang), Nusa Tenggara Barat (13 orang), Sulawesi Barat (4 orang), dan Sulawesi Selatan (21 orang)..

Fasilitator PKH Mandai, patungan untuk memberi bantuan ke kakek nenek miskin yang tinggal di gubuk reot, Dusun Bombongi, Desa Tenrigangkae, Maros, Sangkala dan Mase.
Fasilitator PKH Mandai, patungan untuk memberi bantuan ke kakek nenek miskin yang tinggal di gubuk reot, Dusun Bombongi, Desa Tenrigangkae, Maros, Sangkala dan Mase. (handover)

Kualifikasi Pendamping Sosial PKH:

1. Pendidikan D.III/ D.IV/ Sarjana

Pekerjaan Sosial/ KesejahteraanSosial/ Sarjana dan bidang ilmu-ilmu sosial dan Ekonomi diutamakan mengikuti pelatihan dan/atau pengalaman praktek di bidang pendampingan sosial/ fasilitator  pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi sosial, perlindungan sosial, jaminan sosial, dan programpenanggulangan kemiskinan lainnya.

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved