DPP LSM Gempar Laporkan Tambang Ilegal di Tompobulu Maros ke Polda Sulsel

Laporan yang diagendakan hari ini dilakukan lantaran maraknya aksi Tambang Ilegal yang meresahkan warga.

DPP LSM Gempar Laporkan Tambang Ilegal di Tompobulu Maros ke Polda Sulsel
Humas Polres Maros
Banjir yang melanda Tompobulu, Kabupaten Maros, Sabtu pekan lalu. (Humas Polres Maros).

TRIBUN-MAROS.COM, TOMPOBULU - Ketua DPP LSM Gempar, Akbar Polo, melaporkan aksi tambang yang diduga ilegal di Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Maros, ke Polda Sulsel, Rabu (6/3/2019).

Laporan yang diagendakan hari ini dilakukan lantaran maraknya aksi Tambang Ilegal yang meresahkan warga.

Bahkan beberapa hari lalu, penambangan liar membuat Desa Tompobulu kebanjiran. Air sungai meluap dan merendam rumah warga.

Baca: Jalan Santai HUT Mamasa, Poros Mamasa-Kantor Bupati Macet Total

Baca: Luwu Utara Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

Baca: VIDEO: Suasana Pura Giri Natha Makassar Jelang Hari Raya Nyepi

"DPP Gempar akan laporkan aksi tambang ilegal di Tompobulu ke Polda Sulsel. Kami tidak tinggal diam dengan adanya tambang tersebut," kata Akbar Polo.

Akbar menilai, aksi tambang liar harus diusut dan dihentikan. Apalagi, ada oknum yang diduga terlibat.

Selain melapor, Akbar juga akan mengawal keterangan Bupati Maros, Hatta Rahman yang meminta Polres untuk mengusut tambang tersebut .

"Kami juga akan kawal keterangan pak Bupati yang meminta Polres mengusuut tambang ilegal," katanya.

Selain Tompobulu, tambang ilegal juga marak di Kecamatan Tanralili dan Moncongloe. Tambang tersebut juga dikendalikan oleh oknum.

Bupati Maros, Hatta Rahman menuding, banjir yang melanda Kecamatan Tompobulu, disebankan ulah oknum penambang liar.

Sejumlah hutan telah dibabat dan dikeruk oleh oknum, menjadi biang banjir yang merendam sekitar 30 rumah warga, di Desa Tompobulu.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved