Terpidana Kasus Gerobak di Parepare, Beberapa Kali Lepas dari Jeratan Kasus Korupsi

"Ini faktor prosedural saja. Saya pasti akan eksekusi, kecuali Tuhan yang duluan eksekusi,"jelas dia, Minggu (24/2/2019).

Terpidana Kasus Gerobak di Parepare, Beberapa Kali Lepas dari Jeratan Kasus Korupsi
TRIBUN TIMUR/MULYADI
Proses penahanan Amran Ambar (Baju putih) 

TRIBUN-PAREPARE.COM, BACUKIKI BARAT- Terpidana kasus gerobak jilid II yang merugikan negara Rp 375 juta, Amran Ambar terus menuai perhatian masyarakat luas khususnya di Parepare.

Bagaimana tidak, pejabat eselon II Kota Parepare sudah beberapa minggu, gempar akan diekskusi Kejari Parepare tetapi hingga saat ini belum ditahan.

Baca: Pemkot Parepare Mulai Terapkan Pengurangan Bahan Plastik

Kepala Kejaksaan Negeri Parepare, Andi Darmawansah mengatakan, Ambar hingga saat ini belum dieksekusi karena faktor prosedural saja.

"Ini faktor prosedural saja. Saya pasti akan eksekusi, kecuali Tuhan yang duluan eksekusi,"jelas dia, Minggu (24/2/2019).

Amran Ambar sendiri merupakan salah satu pejabat senior dilingkup Kota Parepare yang sudah menjabat tiga Wali Kota yakni Muh Zain Katoe, Sjamsu Alam dan Taufan Pawe.

Baca: 5 Tempat Paling Menakutkan di Bumi, Hotel & Bekas Penjara hingga Pulau Boneka, Berani Berkunjung?

Sebelum terjerat kasus gerobak jilid II, Amran Ambar sempat ditetapkan tersangka kasus gerobak jilid I. Dalam kasus gerobak jilid I, Kejari Parepare terbitkan SP3 atas kasus tersebut.

Saat polemik dan sorotan kasus dugaan korupsi Radio Bandar Madani Parepare, kala itu Amran pun menjabat Kepala Dinas Kominfo Parepare selaku dinas yang melakukan pengadaan.

Baca: Bupati Enrekang Ingin Bangun Stadion Mini di Kecamatan Alla

Dalam kasus gerobak jilid II ini pun, Amran sempat divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Tipikor.

Belakangan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dikabulkan Mahkamah Agung (MA) dan Amran divonis 1,5 tahun.

Diluar posisi sebagai birokrasi, Amran pun merupakan tokoh di sejumlah organisasi besar di Parepare seperti Muhammadiyah, FKPPI dan Kahmi.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @adibrencheck

Penulis: Mulyadi
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved