Citizen Reporter

Makassar Kini Jadi Kota yang Sombere dan Smart

ASISTEN III Setda Kota Makassar, Baso Amiruddin mengatakan, Kota Makassar sedang mengalami transformasi sebagai kota dunia yang

Makassar Kini Jadi Kota yang Sombere dan Smart - dinas-kominfo-makassar-1-2212019.jpg
DOK DISKOMINFO KOTA MAKASSAR
Bimbingan Teknis Standar Service Exellent NTPD 112 yang dilaksanakan Dinas Diskominfo Kota Makassar di Hotel Same, Makassar, Kamis (21/2/2019).
Makassar Kini Jadi Kota yang Sombere dan Smart - dinas-kominfo-makassar-2-2212019.jpg
DOK DISKOMINFO KOTA MAKASSAR
Bimbingan Teknis Standar Service Exellent NTPD 112 yang dilaksanakan Dinas Diskominfo Kota Makassar di Hotel Same, Makassar, Kamis (21/2/2019).

Ikhwan 

Staf Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar

Melaporkan dari Makassar, Sulsel

ASISTEN III Setda Kota Makassar, Baso Amiruddin mengatakan, Kota Makassar sedang mengalami transformasi sebagai kota dunia yang sombere dan smart.

Banyak apresiasi yang diraih.

Saat ini Makassar menjadi salah satu contoh model pengembangan smart city di Indonesia.

Bahkan, bersama 26 kota dan 10 daerah di negara ASEAN, Makassar ditunjuk sebagai salah satu wakil Indonesia pada pertemuan Jaringan Kota Cerdas atau ASEAN Smart Cities Network (ASCN) yang berlangsung di Singapura.

Jaringan Kota Cerdas ASEAN ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan kota pintar di masing-masing daerah terpilih.

"Namun, tentu itu tidak menjadikan kita jumawa dan berpuas diri atas capaian yang sudah diraih. Tantangan demi tantangan terus hadir didepan kita. Sadar atau tidak sadar, era digital telah mengubah seluruh cara lama dan kebiasan lama kita," kata Baso Amiruddin.

Hal tersebut diungkapkan melalui kata sambutannya pada saat menghadiri Bimbingan Teknis Standar Service Exellent NTPD 112 yang dilaksanakan Dinas Diskominfo Kota Makassar di Hotel Same, Makassar, Kamis (21/2/2019).  

Ia menambahkan, semua pihak harus berbenah.

Bimbingan teknis ini harus menjadi momentum dan solusi untuk meningkatkam pelayanan terhadap publik, memperbaiki seluruh sistem yang selama ini dianggap kurang, termasuk membenahi SDM yang ada untuk menjadi dua kali lebih baik.

"Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar yang selama ini telah tampil sebagai instansi yang fokus pada pengembangan sistem pengelolaan kota yang lebih cerdas, pelayanan berwawasan tekhnologi, dan ikut menjadi pilar penopang lahirya Makassar kota dunia yang nyaman untuk semua," katanya menjelaskan.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kota Makassar, Ade Ismar Gobel menyampaikan bahwa dengan adanya 112 sebagai nomor tunggal panggilan darurat ini Pemerintah Kota Makassar dapat memudahkan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan dan tentunya meningkatkan semangat pemerintah kota dalam melayani masyarakat.

"Akses nomor panggilan 112 dapat digunakan dengan mudah pada saat menghadapi situasi genting atau keadaan darurat, sehingga dapat diantisipasi dengan segera," kata Ade Ismar Gobel.(*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved