TRIBUN WIKI: Ini Sejarah Warkop Hai Hong, Warung Kopi Legendaris di Pecinan Makassar

Mudah dijumpai lantaran dekat dengan tempat penting di kota ini. Seperti Pelabuhan, Gedung Kesenian, Balai Kota dan Polrestabes Makassar.

TRIBUN WIKI: Ini Sejarah Warkop Hai Hong, Warung Kopi Legendaris di Pecinan Makassar
muslimin emba/tribun-timur.com
Dari kiri ke kanan: Than Njap Ing, Mok Su Djoat, dan Fonny. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warung kopi (Warkop) Hai Hong, tidak asing lagi bagi pecinta kopi Makassar.

Warkop yang berlokasi di perempatan Jl Jl Serui-Jl Bonerate, Kecamatan Wajo,  Kota Makassar ini, tiap harinya ramai pengunjung.

Lokasi warkop yang buka tiap hari dari pukul 06.30 hingga 18.30 itu, masuk dalam kawasan pecinan Makassar.

Mudah dijumpai lantaran dekat dengan tempat penting di kota ini. Seperti Pelabuhan, Gedung Kesenian, Balai Kota dan Polrestabes Makassar.

Dari empat tempat penting itu, Anda dapat berkunjung ke warkop khas Tionghoa ini hanya dengan berjalan kaki.

Warkop Hai Hong merupakan satu dari sekian warkop tua di kota Angin Mammiri yang bertahan hingga era milenial saat ini.

Than Njap Ing (71) dan istrinya Mok Su Djoat (70), merupakan generasi ke dua yang mengelola warkop yang dibangun pertama kali oleh Tham Yo Hai, ayah dari Than Njap Ing.

Kepada awak TribunTimur.com, Selasa (19/2/2019) sore, Than Njap Ing bercerita, ia mulai mengelola warung kopi itu setelah ayahnya Tham Yo Hai wafat pada Tahun 1991.

Menurut Than Njap Ing, warkop itu dirintis mendiang ayahnya Tham Yo Hai saat republik ini baru merdeka dari para penjajah.

"Dulunya ayah saya itu tinggal di Jl Lembeh (satu kilometer dari Warkop Hai Hong). Tapi pada saat itu kan masih penjajahan Jepang, jadi dekat rumah itu ayah saya sempat diserang bom Jepang, jadi lari ke Pakatto (Gowa) mengungsi," kenang ayah dua orang anak ini.

Halaman
1234
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved