Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jelang Live ILC TV One Malam ini, Karni Ilyas Diminta Hadirkan Rocky Gerung & Hotman Paris

Seperti disampaikan Presiden ILC Karni Ilyas, tema ILC TVOne malam ini 'Debat Kedua Capres: Benarkah Jokowi Di Atas Angin?'.

Tayang:
Editor: Ilham Arsyam
instagram
rocky gerung, karni ilyas dan hotman paris 

Jelang Live ILC TV One Malam ini, Karni Ilyas Diminta Hadirkan Rocky Gerung & Hotman Paris

TRIBUN-TIMUR.COM - Indonesia Lawyers Club (ILC) TVOne malam ini akan membahas tentang debat kedua capres, Selasa (19/2/2019) malam.

Seperti disampaikan Presiden ILC Karni Ilyas, tema ILC TVOne malam ini "Debat Kedua Capres: Benarkah Jokowi Di Atas Angin?".

Diskusi ini dijadwalkan tayang langsung di TVOne mulai pukul 20.00 WIB. 

Baca: Live ILC TV One Malam ini: Debat Kedua Capres: Benarkah Jokowi Di Atas Angin?, Karni Ilyas Dikritik

"Dear Pencinta ILC: diskusi kita Selasa Pkl 20.00 malam besok berjudul, "Debat Kedua Capres: Benarkah Jokowi Di Atas Angin?" Selamat menyaksikan."  tulis Presiden ILC, Karni Ilyas, di akun Twitter miliknya @karniilyas.

Informasi terkait topik ILC TVOne juga sudah diposting di akun Instagram Karni Ilyas, @presidenilc.

Seperti biasanya, para penikmat program diskusi inipun berharap banyak hal terkait topik yang disajikan.

Bahkan, sebagian dari mereka juga kerap mengkritisi judul dan menawarkan judul baru.

Namun, satu hal yang selalu jadi harapan yakni, kehadiran Rocky Gerung di meja ILC.

Edisi kali ini, ada yang sedikit berbeda.

Pecinta ILC TVOne berharap Karni Ilyas mengundang pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea.

Pendapat Rocky Gerung

Terkait debat capres kedua, pengamat politik Rocky Gerung menyampaikan pendapatnya mengenai berlangsungnya debat.

Menurut Rocky Gerung, debat Pilpres kedua secara umum ada kelenturan, karena aturan menjadi lebih longgar.

Tapi akibatnya orang mengingat apa yang dipelajari dalam latihan debat. Angka segala macam, yang sebetulnya ada di koran semua.

"Orang sebetulnya menunggu ada paradigma yang dipersilangkan dalam debat itu. Supaya, ini dua konseptor yang sedang adu ide, jadi bukan sekadar Pak Jokowi adu prestasi nggak ada gunanya buat Prabowo kalau adu prestasi," kata Rocky Gerung dalam sebuah program televisi.

Rocky Gerung mengatakan, hal sebaliknya dilakukan calon presiden Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu berupaya untk meningkatkan insuniasinya, bujukannya dengan mengatakan selalu bahwa akan lebih dari Jokowi.

"Itu biasa aja itu sebetulnya kan. Nah, kalau mau bikin nggak biasa, ajukan pertanyaan yang konseptual. Baik dari Pak Prabowo ke Pak Jokowi atau sebaliknya gitu," kata Rocky Gerung.

Menurutnya, bahkan dalam debat bebas, tidak ada tarung karena tidak cukup bebas kedua pihak itu.

"Karena masih menghitung sopan santun, secara etis mungkin kurang baik kalau bertanya yang terlalu tajam," lanjutnya.

Rocky Gerung mengatakan dalam debat itu terlihat satu pihak ingin mengajukan pertanyaan yang memungkinkan dijawab balik itu.

"Padahal sebetulnya bertanya supaya dia nggak bisa jawab balikkan. Debatnya mesti begitu kan. Udahlah. Mungkin itu yang namanya dialog yang pancasialis. Kira-kira begitu," ungkapnya.

Rocky Gerung menyatakan, debat Pilpres kedua ada perkembangan dari debat sebelumnya.

Tetapi secara strategis terlihat bahwa Pak Jokowi itu di-brief dengan data.

Dan data yang sifatnya mencari pembenaran.

"Di situ kacaunya. Karena orang dengan mudah bantai itu. Karena nggak ada orang yang percaya pada statistik pemerintah saat ini," tegas Rocky Gerung.

Jadi keadaan itu membuat orang dengan mudah patahkan seluruh penampilan Jokowi.

"Kan datanya dengan mudah dipatah-patahin aja itu. Itu salahnya strategi dari tim sukses," lanjut Rocky Gerung.

Sementara Prabowo menghindari data.

"Jadi secara strategi Prabowo memenangkan perdebatan itu. Secara strategi ya. Karena tidak menimbulkan potensi untuk langsung dibantah. Sementara Jokowi karena data langsung dibantah," ujarnya.

"Ini yang saya katakan, delegetimasi terjadi sehingga orang sinis terhadap tampilan data dari Jokowi," lanjut Rocky Gerung. 

"Karena secara keseluruhan orang akan bilang, iya you ngomong apa aja tapi ekonominya cuman tumbuh 5,1 persen," paparnya. 

"Dibandingkan sebelumnya 6 koma sekian itu artinya kan gak ada gunanya pamer data. Di ujungnya kan orang liat itu," pungkas Rocky.

Nama Hotman Paris Hutapea akhirnya terseret heboh tanah HGU Prabowo Subianto yang disebut Presiden Jokowi saat debat Capres.

Hotman Paris mengakui pernah melawan Churchill Mining dan menang, namun tidak terkait sindiran Jokowi atas tanah Prabowo Subianto.

Pro dan kontra terkait penguasaan lahan negara ratusan hektar oleh Calon Presiden atau Capres 02 Prabowo Subianto terus berlanjut.

Pulpen Jokowi di Debat Pilpres Jadi Sorotan, Benarkah Jadi Alat Bantu Komunikasi? Cek Merek & Harga

Tangan Luhut Binsar Panjaitan Dicium Ferdinand Hutahaean Jubir Prabowo-Sandi, Ternyata Ini Alasannya

Hotman Paris Nangis Ceritakan Sosok Ini Padahal Biasanya Tegas, Pengacara Kondang Ungkap Penyesalan

Pro-kontra ini muncul setelah Presiden Joko Widodo atau Capres 01 Jokowi sebut Prabowo Subianto kuasai lahan ratusan hektar di Kalimantan Timur dan Aceh.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto memiliki hak penguasaan tanah atau hak guna usaha (HGU) tanah seluas 340 ribu hektare di Kalimantan Timur dan Aceh.

Dari laman prabowosubianto.info yang dikelola Badan Komunikasi Partai Gerindra, Prabowo Subianto memiliki perusahaan PT Kertas Nusantara yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

PT Kertas Nusantara, sebelumnya bernama PT Kiani Kertas. Saham PT Kiani Kertas sebelumnya milik Bob Hasan.

Lahan lainnya milik PT Tusam Hutani Lestari, perusahaan patungan antara PT Alas Helau milik Prabowo Subianto dengan PT Inhutani IV dengan komposisi saham sebesar 60 persen dan 40 persen.

Lahan PT Tusam Hutani Lestari berada di pegunungan Aceh Tengah, Provinsi Aceh, memiliki konsesi 97.300 hektare dengan konsesi hingga 2042.

Pulpen Jokowi di Debat Pilpres Jadi Sorotan, Benarkah Jadi Alat Bantu Komunikasi? Cek Merek & Harga

Tangan Luhut Binsar Panjaitan Dicium Ferdinand Hutahaean Jubir Prabowo-Sandi, Ternyata Ini Alasannya

Hotman Paris Nangis Ceritakan Sosok Ini Padahal Biasanya Tegas, Pengacara Kondang Ungkap Penyesalan

Penjelasan Hotman Paris Hutepa soal Tanah Prabowo Subianto

Perdebatan soal tanah HGU Prabowo Subianto tak hanya dilakukan oleh para politisi atau pendukung Capres 01 Jokowi dan Capres 02 Prabowo Subianto, tetapi juga menyeret pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Penjelasan Hotman Paris soal tanah Prabowo Subianto itu dilakukan setelah namanya muncul di sejumlah media sosial dan juga media mainstream (arus utama) menjadi pengacara perusahaan Prabowo.

Perusahaan Prabowo Subianto penguasa lahan HGU dalam pemberitaan itu adalah PT Kaltim Nusantara Coal (KNC).

Dalam berita yang berkembang dan juga menjadi viral di media sosial, Hotman Paris Hutapea adalah pengacara PT KNC yang memenangi gugatan melawan perusahaan asing Churchill Mining Plc asal Inggris.

PT KNC memenangkan perebutan konsesi lahan tambang batubara seluas 10.000 hektare di Kutai Timur Kalimantan Timur.

Melalui video yang dipoting melalui akun Instagram @hotmanparisofficial, Hotman Paris Hutapea menjelaskan soal berita tersebut.

Menurut Hotman Paris, dirinya tidak pernah mengomentari atau memberi pernyataan terkait debat capres yang menyebutkan Presiden Joko Widodo atau Capres 01 Jokowi menyindir tanah HGU Prabowo Subianto.

"Berita bohong. Berita hoaks. Di berbagai media sosial viral bahwa seolah-olah Hotman Paris memberi pernyataan terkait debat capres, di mana Jokowi menyindir soal asal usul tanah di Kalimantan yang oleh Jokowi dikait-kaitkan dengan Prabowo," ujar Hotman Paris Hutapea.

Wartakotalive.com mencoba menghubungi langsung Hotman Paris Hutapea dan yang bersangkutan menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah dihubungi terkait pemberitaan tersebut.

"Berita bahwa aku ada tanggapan pilpres itu hoax! Yang lain rahasia klien," ujar Hotman.

Dalam kesempatan itu, Hotman Paris juga menyangkal pernyataannya terkait hal tersebut, termasuk yang dituliskan salah satu media online.

Di video itu, Hotman Paris juga mengaku tidak pernah dihubungi wartawan atau pun siapa saja terkait debat capres yang menyinggung tanah Prabowo Subianto tersebut.

"Saya tidak pernah membuat pernyaaan apa pun. Saya tidak pernah diberi diwawancara oleh wartawan apa pun berita itu adalah hoax," ujar Hotman Paris Hutapea.

Tetapi, Hotman Paris Hutapea akhirnya mengakui bahwa dulu dirinya pernah menangani perkara hukum terkait masalah pertambangan.

Dalam usaha perkara Izin Usaha Pertambangan (IUP) itu, kata Hotman Paris Hutapea, dirinya memang berhadapan dengan Churchill Mining Plc.

"Memang jaman dulu saya pernah tangani perkara dalam tambang. Empat perkara IUP melawan Churchill Mining Plc dari inggris. Tapi itu tidak kaitan dengan sindirian Jokowi tersebut," kata Hotman Paris.

Dia menambahkan, "Saya tak pernah buat pernyataan apa pun karena saya netral dalam bidang politik."

Inilah status lengkap dan video Hotman Paris Hutapea.

@hotmanparisofficial: Hoax hoax hoax

Berikut link Live Streaming ILC TVOne edisi, Selasa (19/02/2019) mulai pukul 20.00 WIB:

LINK LIVE STREAMING>>>>

LINK LIVE STREAMING>>>>

LINK LIVE STREAMING>>>>


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved