Penanganan Longsor di Tobadak 8 Mateng Ditargetkan Rampung dalam Sepekan
Longsor ini menimpa dua rumah warga. Rumah yang tertimpa rusak parah dan penghuninya bisa menyelamatkan diri.
Penulis: edyatma jawi | Editor: Hasrul
TRIBUN-TIMUR.COM, TOBADAK -- Longsor menerjang Desa Sejati Tobadak 8, Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) sejak Kamis (14/2/2019).
Longsor ini menimpa dua rumah warga. Rumah yang tertimpa rusak parah dan penghuninya bisa menyelamatkan diri.
Baca: Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Tabbuttu Bulukumba
Baca: Segera! Ini Cara Mengisi SPT Pajak Penghasilan Tahunan, Ingat Batas Waktu Pelaporan 31 Maret
Longsor juga menutupi sebagian besar akses jalan penghubung di wilayah ini. Diantaranya akses penghubung di Dusun Baban Lumu, Timorandame, Tiroamkari dan Tatepa.
Untuk membersihkan material longsor, Pemkab Mateng mengerahkan dua excavator. Alat berat itu telah tiba di Desa Sejati dan mulai mengevakuasi material longsor yang menimbun rumah dan akses jalan.
"Kemarin (Sabtu) sudah mulai ditangani," ungkap Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mateng, Bahtiar, Minggu (17/2/2019).
Baca: Pengendara Motor Tercebur ke Dalam Drainase di Jl Metro Tanjung Bunga
Baca: Ketua ASKAB PSSI Sinjai: Ketua PSSI Harusnya Pemerhati Bola
Kata Bahtiar, penanganan longsor ditargetkan sepekan. Alat berat dan petugas gabungan BPBD, TNI-Polri akan terus bekerja bselama tujuh hari kedepan.
Bahtiar menyampaikan, selain longsor, Desa Sejati juga dilanda banjir Kamis lalu. Namun banjir luapan air sungai itu telah surut.
Ia mengatakan, Tobadak tiap tahun memang menjadi langganan banjir. Namun banjir yang melanda daerah ini tak berlangsung lama. Hanya beberapa jam lalu surut kembali. (Tribun Sulbar.com)
Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bupati-mateng-aras-tam.jpg)