Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inovasi Ala Dg Siama di Takalar, Ciptakan Gerabah Berbentuk Sepatu

Gerabah Umega adalah tempat laki-laki berusia 58 tahun ini membuat sekaligus menjual gerabahnya.

Penulis: Muh Syahrul Padli | Editor: Nurul Adha Islamiah
Muh Syahrul Padli/Tribuntakalar.com
Gerabah berbentuk sepatu kreasi Much. Yunus Dg Siama (58). Gerabah Umega, Sandi, Jl. Baso Dg Tiro, Kec. Pattallassang, Kabupaten Takalar. 

TRIBUNTAKALAR.COM, PATTALLASSANG - Rabu sore (13/2/2019) TribunTakalar.com menemui Much Yunus Siama di Gerabah Umega. 

Gerabah Umega adalah tempat laki-laki berusia 58 tahun ini membuat sekaligus menjual Gerabahnya.

Gerabah Umega berada di Lingkungan Sandi, Jl Baso Dg Tiro (Sandi), Kel Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kab. Takalar.

Lingkungan Sandi terletak di bagian Selatan Kota Takalar. Berjarak sekitar 5 kilometer dari kantor Bupati Takalar.
Ketika TribunTakalar.com berkunjung ke Gerabah Umega, Dg Siama (58) melayani pembeli dari kalangan siswa. 

"Gerabah seperti ini yang biasa dibeli siswa." tunjuk Dg Siama (58) ke arah salah satu kreasi gerabah gelasnya. 

Gerabah gelas yang ia tunjuk berwarna hitam. Terdapat gambar kepala panda yang membuat gelas tersebut tampak lucu. 

Asal Mula Inovasi

"Dulunya produksi di kampung ini hanya gentong, pot, alat dapur. Saya lihat situasinya. Tidak ada perubahan kalau begini terus." Ujarnya kepada TribunTakalar.com. 

"Akhirnya saya kembangkan melalui banyak eksperimen. Saya mulai berpikir melakukan inovasi di tahun 80-an. Dengan cat saja, harga jual bisa berkali-kali lipat." tambahnya.
Ia menunjukkan gerabah kreasinya satu per satu.

Yang menarik perhatian TribunTakalar.com adalah gerabah berbentuk sepatu.

"Kalau yang ini bentuknya sepatu. Cara buatnya tidak susah. Tinggal dipencet-pencet. Saya dapat ide dari mana pun. Dari TV, dari tempat pelatihan. Tapi, saya tak ikut begitu saja. Saya kembangkan sendiri. Saya sudah beberapa kali ikut pelatihan di luar Kota." terangnya.

Jangkauan Produk Meluas

Tak lupa pula Much Yunus Dg Siama (58) membeberkan pemasaran produknya yang kian luas.

Ia tak lagi mengandalkan sepenuhnya para pembeli lama. Ia juga telah memasarkan produknya di Media Sosial.

"Gerabah-gerabah di sini, sudah ada yang dipesan hotel-hotel di Makassar. Kebanyakan mereka pesan gerabah alat dapur. Tempat, sayur, nasi, panci dan kompor, tempat sambal. Mereka mau menampilkan kesan tradisional untuk para tamu," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved