Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Event Hidroponik Terbesar Indonesia Timur Dipusatkan di Makassar

Kegiatan ini akan dipusatkan di Resto Goedang Popsa Makassar pada 16 Februari 2019 dengan mengangkat tema Gathering Hidroponik Sulawesi

Tayang:
Penulis: Hasan Basri | Editor: Imam Wahyudi
hasan/tribuntimur.com
Dekan Fakultas Hukum Pertanian Unhas Prof Baharuddin Kunjungi kebun akar hidroponik milik Geralz Geerhan di Maros 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komunitas Hidroponik Sulawesi Selatan akan menggelar seminar dan workshop Hidroponik terbesar di Indonesia dengan mengundang sejumlah komunitas Hidroponik dari luar daerah Sulsel.

Kegiatan ini akan dipusatkan di Resto Goedang Popsa Makassar pada 16 Februari 2019 dengan mengangkat tema Gathering Hidroponik Sulawesi menuju pertanian masa depan.

Founder Akar Hidroponik, Geralz Geerhan selaku panitia pelaksana kegiatan mengatakan event ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia Timur.

"Dalam kegiatan ini kami juga akan memamerkan hasil panen petani Hidroponik," kata Geralz saat menyambangi Tribun, Jumat (08/02/2019) malam.

Geralz menyampaikan kegiatan ini menghadirkan praktisi yang sudah berpengalaman dalam dunia Hidroponik dan menjadi pembicara dalam gathering hidroponik Sulawesi.

Pembicara yang hadir yakni Yos Sutiyoso selaku praktisi Hidroponik (Ahli hama, dan guru dari para peracik nutrisi), Catur Dian Mirzada selaku praktisi Hidroponik, dan Marketing Manager PT Meroke Tetap Jaya, Eva Lasti Apriyani Madarona sebagai praktisi Hidroponik dan Edible Flower.

Lalu, Owner Nutrisi Ijo, Yudi Supriyono praktisi Hidroponik dan Direktur PT Parung Farm, Argatan Rafaine praktisi Green House, Sunandar Triwibowo praktisi Hidroponik, dan Ketua PPHI danAzwir Hia sebagai local Buyer Transmart Carrefour Makassar.

Para praktisi yang hadir rencananya membahas mulai dari cara menanam hingga cara memasarkan produk-produk Hidroponik.

Adapun pokok pembahasan yakni eminar & talkshow tentang peningkatan dan menjaga mutu selama produksi. Seminar & Talkshow Millenial Farmer. Seminar Marketing (Ritel) dan Seminar pengantar tentang "Ketahanan Pangan".

Peserta hadir dipekirakan mencapai 300 orang dari berbagai daerah. Mulai dari Sumatera hingga Papua.

Geralz menjelaskan menjadi  petani hidroponik memiliki banyak keuntungan yang dapat dipetik. Hemat lahan, bahkan bisa dilakukan di halaman atau ruangan sempit yang tersisa di rumah anda.

Sistem ini bisa membuat tanaman empat kali lebih produktif dibanding sistem penanaman konvensional.

Lalu jaminan kesehatan tanaman yang kita asup menjadi jauh lebih terjamin karena kita mengendalikan sepenuhnya perawatan dan proses tumbuhnya tanaman yang kita kembangkan.

"Hidroponik ini bebas dari pestisida sehingga terjamin keamannya," tuturnya.

Adapun tujuan utama dalam kegiatan ini adalah sebagai bentuk sosialisasi terhadap masyarakat terutama pada generasi milenial. Kami melihat sektor hidroponik sangat dibutuhkan

"Kami ingin berusaha mengajak para generasi milenial untuk join dengan kami sebagai petani. Kalau tidak begitu kita akan krisis petani seperti jepang," sebutnya.

Generasi milenial sekarang ini disebutkan merupakan demografi penyumbang yang paling sedikit menjadi petani di Indonesia. Pasalnya, petani dianggap tidak menjanjikan masa depan dan harus kerja keras. 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved