Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kawan Seperjuangan di Asmindo Hadiri Diskusi Buku Keislaman Jokowi di Solo

Jaringan komunitas Asmindo memang selalu jadi pendukung langkah politik Jokowi.

Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Thamzil Thahir
dok_tribun-timur/asmindo
BUKU JOKOWI - Rumens Setyadi, Ketua Panitia Diskusi Buku Jokowi: Jalinan Keislaman, Keumatan dan Kebangsaan yang digelar DPP Asmindo di The Sunan Hotel, Solo, Jumat (1/2/2019) 

Selain TGB yang juga Gubernur NTB (2008-2018), sedulur Jokowi juga mengkonfirmasikan kehadiran ulama dari Nahdlatul Ulama (NU) dan intelektual muslim dari Muhammadiyah.

Anggota Majelis Pendidikan Tinggi PP Muhammadiyah Dr Siti Ruhaini Dzuhayatin MA, Ketua Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama KH Imam Azis, dan ulama Solo yang juga sahabat Jokowi,  KH Dr M Dian Nafi' (Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo).

Penulis buku, "Ulama Bertutur Tentang Jokowi; Jalinan Keislaman, Keumatan dan Kebangsaan, yaitu Mukti Ali Qusyairi Lc, juga  hadir.

Baca: Kisah Asmara Presiden Jokowi, Berawal dari Mengintip Bisa Taklukkan Hati Iriana dengan Makanan Murah

Mukti Ali adalah Ketua Lembaga Bahtsul Masail PWNU DKI Jakarta. 

Ia dekat dan kenal dengan Jokowi saat Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta. 

Selain pendidik dan dai, Mukti Ali adalah santri alumni Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur sekaligus alumnus Universitas Al Azhar Mesir, teman TGB di Alqahirah, Mesir.

 Diskusi dimoderatori dosen IAIN Salatiga Dr Munajat MA. Empat sahabat, kerabat, dan guru spritual Jokowi juga hadir memberii testimoni.

Mereka  memberi testimoni kadar dan sejarah ke-Islaman Jokowi, keluarga, dalam lima dekade terakhir.

JUMAT PAHING - Undangan diskusi Buku Ulama Bertutur tentang Jokowi: Jalinan Keislaman, Keumatan dan Kebangsaan (2018) yang akan digelar di Solo, Hari Jumat Pahing (1/2/2019) di Solo, Jawa Tengah.
JUMAT PAHING - Undangan diskusi Buku Ulama Bertutur tentang Jokowi: Jalinan Keislaman, Keumatan dan Kebangsaan (2018) yang akan digelar di Solo, Hari Jumat Pahing (1/2/2019) di Solo, Jawa Tengah. (dok_tribun-timur/facebook)

 "Kami dapat informasi guru mengaji Pak Jokowi dan teman tetangga anggota majelis taklimnya dulu, juga diundang dan akan hadir," kata M Mudhlofir, panitia even diskusi buku ini.

Informasi yang diperoleh Tribun, guru mengaji Jokowi di era 1960-an hingga 1970-an, KH Abdul Karim Ahmad, memang juga termsuk satu 60 tokoh yang bertutur tentang ke-Islaman Jokowi.

 Saat peluncuran buku 640 halaman 20 Desember 2018 lalu di Hotel Luwansah, Kuningan Jakarta, KH Abdul Karim juga hadir, bersama puluhan kiai dan ulama yang mengenal Jokowi.

Kala itu, Ustaz M Mudzakir, alumni pesantren Situbondo Jawa Timur yang pernah memberikan privat Alquran kepada Jokowi dan tuga anaknya; Kaesang dan Kahiyang, juga hadir.

 Selain itu, panitia juga berencana menghadirkan tiga tokoh dan sahabat Jokowi di Surakarta; Haji Slamet Raharjo, KH Nurul Huda HM dan Hj Lilis Patimah.

Buku Ulama Bertutur tentang Jokowi, Jalinan Keislaman, Keumatan, dan Kebangsaan ditulis Mukti Ali selama delapan bulan, dengan riset dan wancara serta penelitian.

Baca: Ini Isi Chat Grup WhatsApp (WA) Pegawai Kaesang Pangarep Usai Putra Bungsu Jokowi Curhat di Twitter

Buku yang diterbikan Penerbit Republika, ini adalah buah keresahan Mukti Ali,  atas banyaknya isu yang menyebut Jokowi anti-Islam, Jokowi PKI, ataupun Jokowi yang pro terhadap asing. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved