Kawan Seperjuangan di Asmindo Hadiri Diskusi Buku Keislaman Jokowi di Solo
Jaringan komunitas Asmindo memang selalu jadi pendukung langkah politik Jokowi.
Penulis: CitizenReporter | Editor: Thamzil Thahir
SOLO, TRIBUN - Sebelum jadi pejabat publik, Presiden RI Joko Widodo adalah pengrajin sekaligus pengusaha mebel di Solo, Jawa Tengah.
Saat Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (DPP Asmindo) menggagas diskusi buku Jokowi; Jalinan Keislaman, Keumatan dan Kebangsaan (2018), di Solo, Jumat (1/2/2019), sejumlah teman seperjuangan Jokowi di organisasi pengusaha mebel di Solo, berbondong-bondong datang.
Hajatan dihelat di The Sunan Hotel, Jl Ahmad Yani No 40, Kerten. Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah.
Beberapa teman seperjuangan Jokowi itu antara lain; Slamet Rahardjo dan David Wijaya.
Slamet sendiri jadi satu dari lima pemberi testimoni di diskusi buku yang diterbitkan Penerbit Republika, Desember 2018 lalu itu.
Jaringan komunitas Asmindo memang selalu jadi pendukung langkah politik Jokowi. Baik saat jadi Wali Kota Solo, dan Gubernur DKi Jakarta hingga Pilpres.
Saat Pilpres 2014 lalu, Deklarasi keluarga Besar Asmindo se-Indonesia untuk pasangan Jokowi-JK di lapangan Balekambang, Surakarta, Solo, Jumat (20/6/2014).
Kala itu, Jokowi hadir menyampaikan terima kasih atas dukungan para sahabat seperjuangannya.
"Teman-teman itulah yang menyaksikan bagaimana Jokowi membesarkan industri mebel Indonesia sampai beliau jadi Ketua Asmindo Solo yang pertama," kata Ketua Panitia acara Rumekso Setyadi, dalam rilis yang diterima Tribun, Jumat (1/2/2019).
Selain Ketua Umum DPP Asmindo Anggoro Ratmadiputro, dan beberapa pengurus DPD Asmindo dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Cirebon, Kalimantan dan Sulawesi, datang khusus.
Setidaknya ada sekitar 400-an peserta diskusi. Barisan kursi peserta wanuta dan laki-laki dipisahkan.
Peserta wanita mayoritas berkerudumg. Mereka warga, komunitas paguyuban, dan anggota mejelia taklim.
Sedang pria, banyak juga yang mengenakan kopiah.
Sebagian besar peserta mendapatkab buku yang di lapak online dijual kisaran Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.
Di acara ini, Ulama dan politisi Golkar asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr KH M Zainul Madjdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), menjadi keynote speech.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jokowi_diskusi_buku.jpg)